Media Pendidikan – 29 Juni 2026 | Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Pandjaitan menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih memiliki tantangan besar, terutama dalam hal ketahanan rantai pasok dan kolaborasi lintas sektor. Menurut Luhut, dana sebesar Rp120 triliun yang dialokasikan untuk belanja pangan MBG belum sepenuhnya dirasakan oleh petani dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kami masih memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan bahwa program MBG dapat berjalan efektif dan efisien,” kata Luhut. “Kami perlu memperkuat rantai pasok dan meningkatkan kolaborasi antara sektor-swasta dan pemerintah untuk memastikan bahwa dana yang dialokasikan dapat digunakan dengan baik.”
Data menunjukkan bahwa program MBG telah menyerap sekitar 10% dari total dana yang dialokasikan, namun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas program. Luhut menekankan bahwa pemerintah akan terus bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk memastikan bahwa program MBG dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.


Komentar