Media Pendidikan – 14 Mei 2026 | Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada Triwulan I-2026 sempat memicu perdebatan hangat di kalangan ekonom. Pemicunya adalah laporan dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) UI yang menyatakan bahwa kontraksi sektor listrik dipengaruhi oleh faktor musiman.
Peneliti ini menjelaskan bahwa pada musim hujan, permintaan listrik meningkat karena banyak masyarakat yang menggunakan listrik untuk mengeringkan baju dan membersihkan rumah. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan konsumsi listrik dan kemudian kontraksi sektor listrik.
Peneliti juga menyatakan bahwa faktor musiman dapat mempengaruhi ketersediaan listrik, sehingga dapat menyebabkan kontraksi sektor listrik.
Selain itu, peneliti juga mencatat bahwa perubahan musiman dapat mempengaruhi perilaku masyarakat dalam menggunaan listrik. Misalnya, pada musim panas, masyarakat lebih cenderung menggunakan listrik untuk pendingin ruangan, sehingga dapat meningkatkan konsumsi listrik.
Peneliti GREAT Institute menyarankan bahwa pemerintah perlu memperhatikan faktor musiman dalam mengembangkan strategi untuk meningkatkan ketersediaan listrik dan mengurangi kontraksi sektor listrik.


Komentar