Nasional
Beranda » Berita » Komnas HAM Ungkap Ketiadaan Petugas Keamanan di Bandara Koroway saat KKB Tembaki Pesawat Smart Air

Komnas HAM Ungkap Ketiadaan Petugas Keamanan di Bandara Koroway saat KKB Tembaki Pesawat Smart Air

Komnas HAM Ungkap Ketiadaan Petugas Keamanan di Bandara Koroway saat KKB Tembaki Pesawat Smart Air
Komnas HAM Ungkap Ketiadaan Petugas Keamanan di Bandara Koroway saat KKB Tembaki Pesawat Smart Air

Media Pendidikan – 23 April 2026 | Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan tidak ada petugas keamanan di Bandara Koroway, Kabupaten Keerom, Papua Barat, pada saat kelompok bersenjata (KKB) menembaki pesawat Smart Air. Insiden yang terjadi menimbulkan pertanyaan serius mengenai standar keamanan penerbangan di wilayah rawan konflik.

Bandara Koroway melayani sekitar 15.000 penumpang per tahun, dengan mayoritas penerbangan domestik yang menghubungkan Papua Barat dengan kota-kota di Pulau Jawa. Pesawat Smart Air, yang beroperasi tiga kali seminggu, biasanya mengangkut penumpang serta barang logistik penting bagi masyarakat setempat. KKB, yang dikenal aktif melakukan serangan terhadap infrastruktur transportasi, menembaki pesawat pada pukul 08.30 WIT ketika pesawat masih berada dalam fase lepas landas.

Baca juga:

Komnas HAM menambahkan bahwa kegagalan menempatkan petugas keamanan melanggar prosedur standar yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Tim tersebut merekomendasikan penambahan personel keamanan, pemasangan kamera pengawas, serta peningkatan koordinasi antara aparat keamanan lokal dan otoritas bandara. “Keamanan penerbangan harus menjadi prioritas, terutama di daerah dengan potensi konflik,” ujar juru bicara tersebut.

Baca juga:

Data dari Kementerian Perhubungan menunjukkan bahwa pada tahun 2023, sebanyak 12 insiden serupa dilaporkan di wilayah Papua, mencakup serangan terhadap pesawat, helikopter, dan fasilitas bandara. Angka ini menegaskan kebutuhan akan kebijakan keamanan yang lebih ketat. Pemerintah Provinsi Papua Barat berjanji akan menindaklanjuti temuan Komnas HAM dan mempercepat proses penempatan petugas keamanan di semua bandara wilayah.

Baca juga:

Sejauh ini, pihak KKB belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai serangan tersebut. Sementara itu, maskapai Smart Air mengumumkan peninjauan ulang rute penerbangan dan menyiapkan langkah-langkah darurat untuk melindungi penumpang di masa mendatang. Pengawasan lebih ketat di Bandara Koroway diharapkan dapat mencegah terulangnya insiden serupa.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *