Internasional
Beranda » Berita » Kenaikan Fuel Surcharge Dinilai Tekan Wisata Domestik dan Operasional Maskapai

Kenaikan Fuel Surcharge Dinilai Tekan Wisata Domestik dan Operasional Maskapai

Kenaikan Fuel Surcharge Dinilai Tekan Wisata Domestik dan Operasional Maskapai
Kenaikan Fuel Surcharge Dinilai Tekan Wisata Domestik dan Operasional Maskapai

Media Pendidikan – 15 Mei 2026 | RRI.CO.ID, Jakarta – Kenaikan harga fuel surcharge tiket pesawat domestik telah membawa dampak signifikan pada industri wisata nasional. Kenaikan ini diakui akan membuat biaya perjalanan meningkat, sehingga jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia mungkin akan berkurang.

Ketua Umum ASITA, Nunung Rusmiati, mengatakan bahwa komponen tiket dalam paket wisata mengambil bagian terbesar dari total biaya perjalanan, yaitu sekitar 40%. Hal ini akan membuat harga perjalanan menjadi lebih mahal dan berdampak pada jumlah wisatawan yang datang.

Baca juga:

Nunung juga mengatakan bahwa travel agent harus menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam menawarkan perjalanan darat maupun laut sebagai alternatif bagi wisatawan. Ia berharap pemerintah dapat memperpanjang subsidi dan insentif perjalanan untuk membantu industri wisata nasional.

Baca juga:

Sekretaris Jenderal INACA, Bayu Sutanto, mengatakan bahwa kenaikan harga avtur memengaruhi biaya operasional maskapai penerbangan. Ia mengatakan bahwa avtur menyumbang sekitar 40% biaya operasi penerbangan nasional.

Baca juga:

Bayu juga mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memperbolehkan maskapai menerapkan fuel surcharge domestik. Ia berpendapat bahwa kebijakan ini membantu maskapai menjaga keberlangsungan operasional penerbangan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *