Pendidikan
Beranda » Berita » Kemendikdasmen Umumkan Jadwal Ujian Susulan TKA SMP 2026 bagi Sekolah Terdampak Bencana

Kemendikdasmen Umumkan Jadwal Ujian Susulan TKA SMP 2026 bagi Sekolah Terdampak Bencana

Kemendikdasmen Umumkan Jadwal Ujian Susulan TKA SMP 2026 bagi Sekolah Terdampak Bencana
Kemendikdasmen Umumkan Jadwal Ujian Susulan TKA SMP 2026 bagi Sekolah Terdampak Bencana

Media Pendidikan – 07 April 2026 | Jawa Barat, 6 April 2026 – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengonfirmasi bahwa Kementerian sedang menyiapkan jadwal ujian susulan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMP yang terhambat oleh bencana alam atau kejadian tak terduga. Penyusunan jadwal ini dilakukan setelah pelaksanaan TKA pada jenjang SD selesai pada 11‑17 Mei 2026, sehingga ujian susulan SMP dapat dilaksanakan dalam rentang waktu yang lebih panjang.

Menurut pernyataan Mu’ti di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, pihak kementerian menerima laporan dari beberapa sekolah yang mengalami kebakaran, banjir, atau gangguan teknis pada hari pertama pelaksanaan TKA. Untuk mengatasi hal tersebut, Kemendikdasmen menegaskan bahwa yang disediakan adalah ujian susulan, bukan ujian ulang, sehingga peserta yang wilayah sekolahnya terdampak atau yang sakit pada hari pelaksanaan tidak kehilangan kesempatan menilai kemampuan akademik.

Baca juga:

Jadwal dan Mekanisme Pelaksanaan

Jadwal ujian susulan SMP 2026 direncanakan dimulai setelah akhir periode TKA SD, yakni paling cepat pada akhir Mei dan berlanjut hingga pertengahan Juni. Rentang waktu yang lebih fleksibel dipilih untuk mengantisipasi faktor‑faktor force majeure seperti cuaca buruk atau masalah logistik. Semua sekolah yang mengajukan permohonan susulan akan menerima instruksi teknis melalui portal resmi Kemendikdasmen, termasuk tanggal, lokasi, dan prosedur pendaftaran ulang.

Fasilitas Laboratorium Komputer

Selain penjadwalan, Kementerian juga telah mengidentifikasi sekolah-sekolah yang tidak memiliki laboratorium komputer memadai. Daftar tersebut kemudian dipadankan dengan sekolah lain yang memiliki fasilitas lengkap, baik di tingkat SMP, SMA, maupun SD terdekat. Mekanisme “menumpang” ini memungkinkan siswa dari sekolah tanpa laboratorium tetap mengikuti TKA secara daring maupun luring tanpa harus menunggu perbaikan fasilitas. Kebijakan ini tidak mengharuskan penumpang berada pada jenjang yang sama, sehingga fleksibilitas penggunaan ruang laboratorium meningkat.

Baca juga:

Integrasi dengan Asesmen Nasional

Sejak awal tahun 2026, TKA SMP diintegrasikan dengan Asesmen Nasional (AN). Pada hari pertama pelaksanaan, siswa mengerjakan materi numerasi TKA sekaligus mengisi survei karakter AN; hari kedua mencakup tes Bahasa Indonesia dan survei lingkungan belajar (Sulingjar). Integrasi ini dimaksudkan mengurangi beban ujian berulang bagi siswa. Bagi sekolah yang mendapat jadwal susulan, proses integrasi tetap berlaku, sehingga peserta tetap mengikuti kedua komponen pada hari yang ditetapkan.

Dengan adanya jadwal susulan, Kemendikdasmen berharap semua peserta dapat menyelesaikan TKA tanpa terganggu oleh kondisi luar biasa. Kementerian menegaskan komitmen untuk memastikan keadilan akademik serta kelancaran proses seleksi masuk ke jenjang selanjutnya. Seluruh informasi resmi, termasuk formulir permohonan susulan, dapat diakses melalui situs Kemendikdasmen atau melalui koordinator wilayah masing‑masing.

Baca juga:

Secara keseluruhan, kebijakan ujian susulan TKA SMP 2026 menegaskan respons cepat pemerintah terhadap situasi darurat, memperkuat jaringan fasilitas laboratorium, dan menyelaraskan proses penilaian dengan Asesmen Nasional. Langkah ini diharapkan memberikan kepastian bagi siswa, guru, dan orang tua bahwa penilaian kemampuan akademik tetap berjalan adil dan transparan meski di tengah tantangan bencana.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *