Guru & Dosen
Beranda » Berita » Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD & SMP pada 26 Mei 2026, Proses Verifikasi dan Sertifikat Elektronik Aman

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD & SMP pada 26 Mei 2026, Proses Verifikasi dan Sertifikat Elektronik Aman

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD & SMP pada 26 Mei 2026, Proses Verifikasi dan Sertifikat Elektronik Aman
Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD & SMP pada 26 Mei 2026, Proses Verifikasi dan Sertifikat Elektronik Aman

Media Pendidikan – 01 Mei 2026 | RRI.CO.ID, Tangerang – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan mengumumkan Hasil TKA jenjang SD dan SMP pada 26 Mei 2026. Pengumuman akan disampaikan melalui Daftar Kolektif Hasil TKA (DKHTKA) yang dikirimkan ke masing‑masing satuan pendidikan.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Rahmawati, menjelaskan bahwa DKHTKA pertama‑tama harus diterima sekolah untuk proses verifikasi data peserta. Sekolah wajib memastikan keakuratan biodata, termasuk nama lengkap dan tanggal lahir, agar sesuai dengan daftar kolektif yang diterima.

Baca juga:

Langkah Verifikasi dan Tanda Tangan Mutlak

Setelah semua data terkonfirmasi, sekolah diminta menandatangani Surat Pertanggungjawaban Mutlak dalam sistem. Penandatanganan menjadi prasyarat utama penerbitan Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) bagi setiap peserta. “Sepanjang sekolah menandatangani surat pertanggungjawaban mutlak, sertifikat dapat langsung dihasilkan sistem,” ujar Rahmawati dalam taklimat media di Tangerang, Banten, 30 April 2026.

Setelah proses verifikasi selesai, sertifikat akan otomatis tersedia di sistem dan dapat dicetak oleh sekolah untuk dibagikan kepada siswa. Sertifikat elektronik ini dilengkapi dengan mekanisme keamanan yang ketat.

Baca juga:

Keamanan Data melalui Kolaborasi Nasional

Kemendikdasmen menegaskan komitmen menjaga kerahasiaan data peserta. Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin, mengungkapkan bahwa Kementerian bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memperkuat perlindungan data dalam layanan hasil TKA. “Sertifikat Hasil TKA diberikan sistem keamanan efektif melalui kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara,” jelas Toni.

Kerjasama ini juga menjadi respons atas temuan 95 pelanggaran yang tercatat pada pelaksanaan TKA jenjang SD‑SMP sebelumnya, sehingga sistem keamanan kini lebih terintegrasi dan siap mengantisipasi potensi penyalahgunaan data.

Baca juga:

Dengan mekanisme verifikasi yang terstruktur dan dukungan keamanan siber, diharapkan proses penerbitan sertifikat dapat berlangsung cepat, akurat, dan transparan, memberikan kepastian bagi siswa, orang tua, dan institusi pendidikan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *