Media Pendidikan – 26 April 2026 | Manado, 26 April 2026 – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sinuian di Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, menerima bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) setelah sebelumnya terkena dampak angin puting beliung.
Angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut pada awal tahun ini mengakibatkan kerusakan pada bangunan kelas, atap, serta fasilitas pendukung belajar. Menyadari urgensi pemulihan, Kemendikdasmen menyalurkan dana lebih dari dua miliar rupiah untuk memperbaiki infrastruktur sekolah, mengganti peralatan belajar yang rusak, dan memperkuat struktur bangunan agar lebih tahan terhadap cuaca ekstrem.
Rincian Bantuan dan Tahapan Revitalisasi
Dana yang disalurkan mencakup beberapa komponen utama:
- Perbaikan atap dan dinding kelas yang roboh.
- Pemasangan jendela anti angin serta sistem ventilasi baru.
- Pengadaan meja, kursi, dan perlengkapan belajar lainnya.
- Peningkatan jaringan listrik dan instalasi air bersih.
Proses revitalisasi dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, dimulai pada minggu pertama Mei 2026 dan diharapkan selesai pada akhir Juli 2026. Selama pelaksanaan, pihak sekolah tetap melanjutkan kegiatan belajar mengajar di ruang darurat yang telah disiapkan.
“Seusai Dihantam Puting Beliung, SDN Sinuian Direvitalisasi,” demikian bunyi judul resmi yang dirilis oleh Kemendikdasmen, menegaskan komitmen pemerintah dalam mengembalikan kondisi belajar yang layak bagi siswa.
Lokasi SDN Sinuian terletak di area pedesaan Remboken, dengan jumlah siswa sekitar 250 anak usia 6 sampai 12 tahun. Sebelumnya, kerusakan fasilitas mengakibatkan penurunan kehadiran siswa hingga 30 persen, karena sebagian orang tua khawatir dengan keamanan bangunan.
Pihak sekolah melaporkan bahwa setelah sebagian besar pekerjaan perbaikan selesai, tingkat kehadiran siswa mulai meningkat kembali, menandakan kepercayaan orang tua terhadap upaya revitalisasi. Kepala Sekolah Sinuian, Bapak Agus Santoso, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kemendikdasmen serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulihan.
“Kami sangat menghargai bantuan ini. Sekolah kami kembali menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak‑anak untuk belajar,” ujar Bapak Agus dalam pertemuan bersama guru dan komite sekolah.
Pengawasan pelaksanaan penggunaan dana dilakukan oleh tim inspeksi internal Kemendikdasmen serta perwakilan pemerintah daerah Minahasa. Laporan akhir penggunaan dana akan dipublikasikan pada akhir September 2026 sebagai bagian dari transparansi anggaran pendidikan.
Revitalisasi SDN Sinuian diharapkan menjadi contoh bagi penanganan bencana serupa di daerah lain, memperkuat jaringan sekolah negeri dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem di masa mendatang.


Komentar