Media Pendidikan – 21 April 2026 | Kanopi FEB UI mempersembahkan program Pensar‑Kanopi Empower 2026 yang dilaksanakan di pulau Lombok, menggabungkan kegiatan penelitian besar dengan inisiatif pemberdayaan langsung. Acara ini menandai kolaborasi antara dunia akademik dan sektor pariwisata, serta menegaskan komitmen institusi terhadap keberlanjutan lingkungan.
Rangkaian kegiatan dimulai pada awal tahun 2026, melibatkan dosen, mahasiswa, serta praktisi industri pariwisata. Penelitian Besar 2026 difokuskan pada analisis dampak wisata terhadap ekosistem lokal, identifikasi peluang ekonomi berbasis komunitas, dan pengembangan model pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan. Hasil temuan diharapkan menjadi landasan kebijakan daerah dan strategi bisnis yang lebih berkelanjutan.
Selanjutnya, Kanopi Empower menyalurkan pengetahuan tersebut ke lapangan melalui lokakarya, pelatihan, dan proyek percontohan. Pendekatan aksi nyata ini mencakup pemberdayaan pelaku UMKM, sosialisasi praktik wisata bertanggung jawab, serta instalasi fasilitas ramah lingkungan di destinasi wisata utama Lombok. “Program ini mendukung pengembangan sektor pariwisata dan keberlanjutan lingkungan,” ungkap salah satu penyelenggara utama dalam konferensi pembukaan.
Data yang dikumpulkan selama fase penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 60% kunjungan wisatawan berkontribusi pada pendapatan daerah, namun sekaligus menimbulkan tekanan pada terumbu karang dan kawasan hutan. Dengan basis angka tersebut, tim riset merumuskan rekomendasi pengelolaan yang meliputi pembatasan kapasitas wisata, pengembangan ekowisata, dan peningkatan edukasi pengunjung.
Lokasi Lombok dipilih karena keanekaragaman alamnya yang tinggi serta potensi pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mencatat peningkatan pemahaman tentang pentingnya integrasi data ilmiah dengan kebijakan praktis. Kegiatan akhir menampilkan presentasi hasil riset, pameran inovasi lokal, serta penandatanganan kesepakatan kerjasama antara universitas dan pemerintah daerah.
Keberhasilan Pensar‑Kanopi Empower 2026 diharapkan menjadi contoh bagi institusi pendidikan tinggi lain dalam menghubungkan riset akademik dengan dampak sosial yang nyata. Organisasi Kanopi FEB UI menegaskan bahwa agenda serupa akan terus diadakan secara periodik, menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan wilayah dan tantangan global terkait perubahan iklim.
Dengan mengedepankan sinergi antara pengetahuan dan aksi, Kanopi FEB UI tidak hanya memperkuat posisi akademik, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan yang inklusif bagi masyarakat Lombok dan sekitarnya.


Komentar