Media Pendidikan – 15 April 2026 | Manajemen KAI Services pada Selasa, 14 April 2026, menyerahkan piagam penghargaan kepada petugas keamanan Stasiun Manggarai yang baru-baru ini mendapat sorotan publik karena aksi tegas menertibkan penumpang. Penyerahan penghargaan berlangsung di auditorium kantor pusat KAI Services, dengan kehadiran Direktur Bisnis Korporasi dan Operasi Benny Rustanto serta Direktur Utama Krisna Arianto.
Petugas yang bernama Riyanto Deni Susilo menjadi fokus karena keberaniannya mengeluarkan oknum yang melanggar aturan saat jam sibuk di stasiun tersibuk Jakarta. Insiden tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial pada Selasa siang, 7 April 2026. Dalam rekaman, Riyanto menegakkan aturan dengan tegas meski gerbong kereta listrik penuh, menghalangi calon penumpang nakal yang berusaha masuk secara paksa.
Penghargaan yang diberikan berupa piagam resmi, sebagai bentuk apresiasi perusahaan terhadap dedikasi, integritas, dan profesionalisme petugas keamanan. “Dedikasi dan integritas yang ditunjukkan oleh Saudara Riyanto Deni Susilo menjadi contoh nyata bagi seluruh insan KAI Services dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto dalam keterangannya.
Manajer Corporate Communication KAI Services, Nyoman, menambahkan bahwa penghargaan ini juga bertujuan memotivasi seluruh anggota organisasi. “Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh petugas untuk terus bekerja secara profesional, sigap, dan berintegritas dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang KRL,” kata Nyoman.
Reaksi warganet sangat positif, banyak yang memuji ketegasan Riyanto dalam menegakkan ketertiban. Komentar-komentar tersebut menegaskan bahwa tindakan tegas petugas keamanan tidak hanya melindungi penumpang, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan transportasi publik. Video aksi tersebut ditonton lebih dari 200 ribu kali dalam 48 jam pertama, menandakan tingkat kepedulian masyarakat terhadap keselamatan di stasiun.
Insiden di Stasiun Manggarai menyoroti pentingnya peran petugas keamanan dalam mengelola arus penumpang, terutama pada jam-jam puncak. Menurut data internal KAI Services, rata-rata penumpang yang melintas di Stasiun Manggarai mencapai 200.000 orang per hari, dengan puncak kepadatan pada jam 07.00-09.00 dan 16.00-18.00. Penertiban yang dilakukan oleh petugas seperti Riyanto membantu mengurangi potensi kecelakaan dan memastikan kelancaran operasional kereta listrik.
Dengan penghargaan ini, KAI Services menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar keamanan dan layanan. Perusahaan berencana memperluas program penghargaan serupa ke stasiun-stasiun lain, guna menumbuhkan budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan penumpang.
Ke depan, KAI Services akan terus memantau kinerja petugas keamanan melalui sistem evaluasi berkala, serta menambah pelatihan kepatuhan dan penanganan situasi darurat. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan angka pelanggaran aturan dan meningkatkan kepuasan pengguna kereta api listrik di seluruh jaringan.


Komentar