Media Pendidikan – 20 Juni 2026 | RRI.CO.ID, Bandung – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengajak masyarakat di Indonesia untuk disiplin saat melintasi berbagai area perlintasan sebidang. Hal ini bertujuan mengantisipasi potensi kecelakaan fatal demi menjaga keselamatan bersama di perjalanan warga.
Anne Purba menyarankan agar masyarakat, terutama pada akhir pekan, untuk berhenti, tengok kanan-kiri, pastikan aman, dan dahulukan perjalanan kereta api. Jalur rel juga bukan tempat bermain atau berkumpul.
KAI juga mendata sebanyak 252 kejadian temperan di sepanjang jalur nonperlintasan kereta api aktif. Sebanyak 235 kejadian dari jumlah kasus tersebut merupakan kecelakaan berupa temperan orang di lapangan.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, turut mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada. Aturan larangan beraktivitas di rel telah termuat dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2007.
KAI mengidentifikasi sebanyak 3.674 perlintasan sebidang yang tersebar di berbagai daerah operasional seluruh Indonesia. Sebanyak 903 titik perlintasan di antaranya tidak terdaftar dan tidak dijaga oleh petugas KAI.
Anne Purba mengapresiasi kontribusi aktif dari berbagai komunitas pencinta kereta api di seluruh tanah air. KAI kini aktif membina sebanyak 56 komunitas railfans dengan total 6.455 anggota aktif nasional.


Komentar