Media Pendidikan – 19 Juni 2026 | Kabupaten Bekasi mulai mengalami kekeringan, terlihat dari permintaan air bersih sejak 9 Juni 2026 dari beberapa desa di Kabupaten Bekasi. Puncak musim kemarau di Kabupaten Bekasi akan terjadi pada Juli hingga September 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi telah mendistribusikan 65.000 liter air bersih untuk warga di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah dan Desa Nagasari Kecamatan Serang Baru.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan perlu antisipasi menghadapi kekeringan. Beberapa daerah di Kabupaten Bekasi perlu mendapat perhatian seperti Cibarusah, Serang Baru dan Bojongmangu. Daerah tersebut sering mengalami kekeringan saat musim kemarau.
Dodi mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Pemantauan dilakukan khususnya yang selama ini menjadi langganan kekeringan saat musim kemarau.
BPBD juga memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah terkait dan penyedia layanan air bersih guna memastikan pasokan terpenuhi selama musim kemarau.
Selain itu, BPBD juga mendorong pembangunan sumber-sumber air alternatif di wilayah rawan kekeringan. Upaya tersebut dilakukan bersama perangkat daerah teknis untuk menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat sepanjang tahun.


Komentar