Media Pendidikan – 22 Mei 2026 | Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah bergerak di level 6.081-5.815 pada pembukaan perdagangan Jumat (22/5). Sebelumnya, pada Kamis (21/5), IHSG ditutup anjlok 223,56 poin atau 3,54 persen ke level 6.094,94.
"Berdasarkan analisa teknikal, IHSG sudah dalam kondisi extremely oversold dan menunjukkan positive divergence berdasarkan indikator RSI," kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Jumat (22/5).
Para pelaku pasar masih mencermati sentimen global, dinamika geopolitik AS-Iran yang masih menjadi sentimen utama bagi pasar.
Adapun perjanjian tersebut mencakup gencatan senjata segera di semua front, jaminan kebebasan navigasi di Teluk dan Selat Hormuz, dan dimulainya negosiasi mengenai isu-isu yang belum terselesaikan dalam waktu satu minggu.
Miras Sekuritas merekomendasikan saham PGAS, ULTJ, dan WIIM, sedangkan MNC Sekuritas merekomendasikan saham BBCA, HMSP, PGAS, dan WIIM.


Komentar