Media Pendidikan – 20 Mei 2026 | Ibu Kota Meksiko tenggelam sekitar 24 cm per tahun, menjadikannya salah satu kota metropolitan dengan penurunan permukaan tanah tercepat di dunia. Penemuan ini didasarkan pada citra satelit NASA terbaru.
Mexico City memiliki luas sekitar 7.800 kilometer persegi dan dihuni oleh sekitar 22 juta penduduk. Ibu Kota Meksiko dan kota-kota sekitarnya dibangun di atas dasar danau purba. Pengambilan air tanah secara besar-besaran dan pembangunan perkotaan telah secara drastis mengurangi lapisan air tanah.
"Ini masalah yang sangat besar," kata Enrique Cabral, seorang peneliti yang mempelajari geofisika di Universitas Otonom Nasional Meksiko. "Kita memiliki salah satu kecepatan penurunan permukaan tanah tercepat di seluruh dunia," katanya.
Penyusutan akuifer juga berkontribusi pada krisis air kronis yang diperkirakan akan semakin memburuk. Banyak monumen dan bangunan tua, seperti Katedral Metropolitan, terlihat miring ke samping.
NASA menghitung penurunan terjadi 2 cm per bulan. Orang-orang berbaring di tangga monumen Malaikat Kemerdekaan yang ditutupi kain tenun sebagai bagian dari protes terhadap kekerasan di Mexico City, Meksiko.
Perkiraan NASA didasarkan pada pengukuran yang dilakukan antara Oktober 2025 dan Januari 2026 oleh satelit canggih bernama NISAR, yang dapat melacak perubahan permukaan Bumi secara real-time dan merupakan inisiatif bersama antara NASA dan Organisasi Penelitian Antariksa India.
Citra dari satelit NISAR dan data yang menyertainya bisa menjadi kunci bagi para ilmuwan dan pejabat saat mereka merencanakan cara mengatasi masalah tersebut.


Komentar