Media Pendidikan – 22 April 2026 | Jakarta, 22 April 2026 – Pada peringatan Hari Kartini, Pertamina meluncurkan upaya strategis untuk memperkuat ribuan wirausaha perempuan, khususnya yang bergerak di sektor ultra‑mikro hingga usaha kecil. Inisiatif ini dijalankan melalui program PFpreneur yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi, akses pasar, dan daya saing usaha perempuan.
Program PFpreneur menjadi wadah bagi perempuan pengusaha untuk memperoleh pelatihan intensif, pendampingan bisnis, serta kesempatan memperoleh pembiayaan yang lebih mudah. Menurut pernyataan resmi Pertamina, “Pertamina mendorong wirausaha perempuan ultra mikro hingga usaha kecil untuk naik kelas dan berdaya saing.” Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan gender dalam dunia usaha dan menambah kontribusi ekonomi nasional.
Sejak awal peluncuran, lebih dari seribu perempuan dari berbagai provinsi telah mendaftar menjadi peserta PFpreneur. Mereka berasal dari latar belakang beragam, mulai dari produksi makanan tradisional, kerajinan tangan, hingga layanan digital. Dengan dukungan teknis dan finansial, para peserta diharapkan dapat meningkatkan omset usaha, membuka lapangan kerja baru, serta memperluas jaringan pemasaran.
Selain pelatihan, PFpreneur juga menyediakan platform digital yang memudahkan para wirausaha mengakses informasi pasar, tren konsumen, dan peluang kolaborasi. Fasilitas ini memungkinkan perempuan pengusaha untuk memanfaatkan teknologi dalam mengoptimalkan operasional bisnis mereka.
Dalam rangka menegaskan komitmen pada pemberdayaan wanita, Pertamina menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral. Program ini bekerja sama dengan lembaga keuangan, asosiasi usaha mikro, serta institusi pendidikan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha perempuan secara berkelanjutan.
Data awal menunjukkan peningkatan signifikan pada produktivitas usaha peserta. Sebanyak 68% peserta melaporkan pertumbuhan pendapatan lebih dari 20% dalam tiga bulan pertama setelah mengikuti program. Selain itu, 42% peserta berhasil menambah jumlah karyawan, memperluas jejak ekonomi lokal.
Keberhasilan PFpreneur pada Hari Kartini ini menegaskan peran strategis perusahaan energi nasional dalam mendukung agenda pemberdayaan gender. Pertamina berencana memperluas jangkauan program ke lebih banyak wilayah pada akhir tahun ini, dengan target menambah jumlah wirausaha perempuan yang terlibat menjadi tiga ribu orang.
Dengan langkah konkret ini, Pertamina tidak hanya merayakan warisan Kartini, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi inklusif yang menempatkan perempuan sebagai motor penggerak utama.


Komentar