Media Pendidikan – 02 Juni 2026 |
Pemerintah Indonesia melaporkan bahwa harga batu bara acuan (HBA) RI pada bulan Juni ini mengalami kenaikan kompak. HBA adalah harga batu bara yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan harga jual batu bara di pasar domestik. Menurut data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, harga HBA RI pada bulan Juni ini mencapai Rp 650.000 per ton, naik sebesar 10% dibandingkan dengan harga HBA pada bulan Mei.
Kenaikan harga HBA ini disebabkan oleh peningkatan permintaan batu bara domestik, serta harga batu bara di pasar internasional yang juga mengalami kenaikan. Pemerintah RI berharap bahwa kenaikan harga HBA ini tidak akan mempengaruhi harga jual batu bara di pasar domestik, sehingga tidak akan memicu inflasi.
Pemerintah RI berharap bahwa kenaikan harga HBA ini tidak akan mempengaruhi harga jual batu bara di pasar domestik, sehingga tidak akan memicu inflasi. Pemerintah juga berencana untuk meningkatkan produksi batu bara domestik, sehingga dapat memenuhi permintaan batu bara domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor batu bara.
Dalam beberapa tahun terakhir, harga batu bara telah mengalami fluktuasi yang signifikan. Pada tahun 2020, harga batu bara mencapai level terendah sepanjang sejarah, yaitu US$ 50 per ton. Namun, pada tahun 2021, harga batu bara meningkat secara signifikan, mencapai US$ 200 per ton.
Harga batu bara yang fluktuatif telah mempengaruhi industri energi dan sumber daya mineral di Indonesia. Pemerintah RI berharap bahwa kenaikan harga HBA ini tidak akan mempengaruhi harga jual batu bara di pasar domestik, sehingga tidak akan memicu inflasi.


Komentar