Media Pendidikan – 11 April 2026 | Penundaan pembayaran pinjaman online (pinjol) selama 90 hari sering dianggap sebagai batas akhir dimana kreditur menganggap hutang telah lunas. Namun kenyataannya, aturan ini justru memperparah beban debitur karena bunga berjalan terus menumpuk, menjadikan total utang lebih besar daripada yang dipinjam.
Pengertian Batas 90 Hari dalam Praktik Pinjol
Sebagian besar fintech pemberi pinjaman online menetapkan jangka waktu 90 hari sebagai periode toleransi setelah jatuh tempo pertama. Selama periode ini, peminjam tidak dikenakan denda keterlambatan, namun tidak berarti kewajiban pokok dan bunga berhenti berjalan. Sistem ini dirancang untuk memberi ruang napas bagi konsumen yang mengalami gangguan arus kas sementara.
Mengapa Utang Tidak Dianggap Lunas Setelah 90 Hari?
Dampak Bunga Berjalan Terhadap Total Utang
Jika bunga pinjol berada pada kisaran 1,5 %–3 % per hari, akumulasi selama 90 hari dapat menambah beban hingga 135 %–270 % dari pokok pinjaman. Contohnya, pinjaman sebesar Rp10 juta dengan bunga harian 2 % akan menghasilkan tambahan bunga sebesar Rp18 juta setelah 90 hari, sehingga total utang menjadi Rp28 juta. Angka ini tidak termasuk denda keterlambatan yang mungkin diberlakukan setelah periode toleransi berakhir.
Reaksi Konsumen dan Penanganan OJK
Keluhan konsumen terkait praktik ini semakin sering muncul di media sosial dan forum konsumen. Banyak yang mengklaim bahwa informasi mengenai bunga berjalan tidak disampaikan secara transparan pada saat aplikasi pinjaman. OJK telah mengeluarkan beberapa peraturan, antara lain kewajiban fintech untuk menampilkan simulasi total biaya kredit secara jelas dan melarang praktik penagihan yang menyesatkan. Namun, implementasi di lapangan masih memerlukan pengawasan lebih ketat.
Strategi Mengurangi Risiko Gagal Bayar
- Rencanakan anggaran bulanan dengan memperhitungkan total cicilan termasuk bunga berjalan.
- Manfaatkan fitur reminder atau auto‑debit yang disediakan oleh fintech untuk menghindari keterlambatan.
- Jika mengalami kesulitan pembayaran, segera hubungi layanan pelanggan untuk negosiasi restrukturisasi atau penjadwalan ulang.
- Bandingkan tarif bunga antar platform sebelum mengajukan pinjaman, pilih yang memberikan transparansi biaya.
Dengan memahami mekanisme bunga berjalan dan konsekuensi setelah melewati 90 hari, konsumen dapat menghindari jebakan utang yang terus bertambah. Edukasi finansial yang lebih baik serta penegakan regulasi yang konsisten menjadi kunci utama untuk melindungi hak konsumen dalam ekosistem pinjaman online.


Komentar