Media Pendidikan – 16 Juni 2026 | Perusahaan otomotif besar, Ford, mengumumkan bahwa mereka akan meninggalkan rencana penggunaan baterai lithium besi fosfat (LFP) untuk mobil listrik mereka. Keputusan ini datang setelah General Motors (GM) mempertimbangkan untuk membatalkan rencana penggunaan baterai LFP untuk model kendaraan listrik masa depan.
GM sebelumnya mengumumkan niatnya untuk mengembangkan dan memproduksi baterai LFP di Amerika Serikat, tetapi sekarang mereka mempertimbangkan untuk mengubah rencana tersebut. Keputusan ini belum dipahami secara jelas, tetapi dapat berdampak pada industri kendaraan listrik.
GM tidak memberikan alasanpasti mengapa mereka mempertimbangkan untuk membatalkan rencana penggunaan baterai LFP. Namun, dapat diprediksi bahwa keputusan ini terkait dengan biaya produksi dan ketersediaan bahan baku.
Perlu diingat bahwa keputusan ini masih dalam proses pertimbangan dan belum ada konfirmasi resmi dari GM. Namun, jika keputusan ini akhirnya diputuskan, maka Ford akan menjadi salah satu perusahaan otomotif besar yang meninggalkan rencana penggunaan baterai LFP.


Komentar