Ekonomi
Beranda » Berita » Ekspor Puluhan IKM Surabaya Capai US$2,7 Juta, Tembus Pasar Mancanegara

Ekspor Puluhan IKM Surabaya Capai US$2,7 Juta, Tembus Pasar Mancanegara

Ekspor Puluhan IKM Surabaya Capai US$2,7 Juta, Tembus Pasar Mancanegara
Ekspor Puluhan IKM Surabaya Capai US$2,7 Juta, Tembus Pasar Mancanegara

Media Pendidikan – 09 April 2026 | Surabaya – Sebanyak 36 industri kecil menengah (IKM) di kota ini berhasil meningkatkan nilai ekspor secara signifikan, mencatatkan total US$2,7 juta dalam satu periode pelaporan terbaru. Prestasi ini menandai langkah penting bagi produk lokal yang kini telah menembus pasar mancanegara, menambah deretan komoditas unggulan Jawa Timur di kancah internasional.

Beragam produk yang dihasilkan IKM Surabaya meliputi makanan olahan, kerajinan tangan, tekstil, serta barang-barang elektronik ringan. Kualitas yang terjamin serta inovasi desain menjadi faktor utama yang menarik perhatian pembeli asing. Sebagian besar barang diekspor melalui pelabuhan Tanjung Perak, memanfaatkan infrastruktur logistik yang terus ditingkatkan.

Baca juga:

Pasar tujuan utama ekspor IKM Surabaya meliputi negara-negara di Asia Tenggara, Timur Tengah, serta beberapa negara di Eropa Barat. Produk makanan khas Surabaya, seperti rempah dan camilan tradisional, mendapatkan sambutan positif di pasar Timur Tengah, sementara kerajinan anyaman dan tekstil menembus konsumen di Uni Eropa yang menghargai produk ramah lingkungan.

Pemerintah Kota Surabaya bersama Dinas Perindustrian memberikan dukungan berupa pelatihan manajemen produksi, sertifikasi mutu, serta bantuan akses ke platform e‑commerce global. Program ini dirancang untuk meningkatkan daya saing IKM, memperluas jaringan distribusi, dan mengurangi hambatan teknis yang selama ini menjadi tantangan bagi usaha kecil.

Baca juga:

Keberhasilan ekspor ini berdampak positif pada perekonomian lokal. Lebih dari 500 tenaga kerja langsung di sektor manufaktur kecil memperoleh kesempatan kerja yang lebih stabil, sementara pemasok bahan baku lokal merasakan peningkatan permintaan. Peningkatan pendapatan ekspor juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi.

Kepala Dinas Perindustrian Jawa Timur, Budi Santoso, menyatakan, “Pencapaian US$2,7 juta ini merupakan bukti nyata bahwa IKM Surabaya mampu bersaing di pasar global bila diberikan dukungan yang tepat. Kami akan terus memperkuat ekosistem inovasi, memperluas akses pembiayaan, dan memfasilitasi kolaborasi antara pelaku usaha dan institusi penelitian untuk menciptakan produk yang lebih kompetitif.”

Baca juga:

Dengan pencapaian ini, IKM Surabaya tidak hanya menambah devisa negara, tetapi juga menegaskan posisi kota sebagai pusat produksi kreatif yang mampu menembus pasar internasional. Ke depan, diharapkan nilai ekspor terus meningkat seiring dengan penguatan kapasitas produksi, diversifikasi produk, dan peningkatan standar kualitas yang selaras dengan permintaan pasar global.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *