Media Pendidikan – 14 Juni 2026 | Bertanding di Piala Dunia 2026 belum dirasakan, tetapi Timnas Iran sudah menghadapi drama besar di Amerika Serikat (AS). Kendala visa membuat persiapan tim berjuluk ‘Melli’ itu, terganggu jelang turnamen bergengsi Piala Dunia 2026.
Sebanyak empat perwakilan Iran akhirnya mendapat izin masuk ke Negeri Paman Sam. Kabar itu menjadi secercah harapan setelah serangkaian penolakan visa sebelumnya.
Meski begitu, masalah Iran belum sepenuhnya berakhir pada ajang Piala Dunia 2026 ini. Karena, sebanyak 11 perwakilan Iran lain masih gagal memperoleh izin masuk ke AS.
Sebelumnya, ada 15 delegasi Iran yang terkena penolakan visa. Mereka mencakup pejabat federasi hingga personel penting tim nasional.
Situasi tersebut memaksa Iran mengubah pusat persiapannya pada Piala Dunia 2026. Iran kemudian memindahkan markas operasional dari Amerika Serikat ke Meksiko.
Dari Meksiko, sepuluh perwakilan Iran kembali mengajukan permohonan visa agar bisa masuk ke AS. Hasilnya, hanya empat perwakilan Iran berhasil mendapat persetujuan.
Sejumlah nama penting pihak Iran masih belum bisa memasuki Amerika Serikat. Mereka memegang peran krusial dalam operasional Timnas Iran.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, termasuk salah satu pihak yang masih ditolak masuk ke AS. Kemudian, wakil presiden federasi juga mengalami nasib serupa.
Dua administrator tim masih belum memperoleh izin perjalanan. Padahal, mereka bertanggung jawab terhadap kebutuhan operasional skuad.
Hambatan juga dialami tim media Iran. Seorang media officer ditolak, sementara satu lainnya memilih tidak mengajukan ulang.
Petugas keamanan tim nasional Iran juga turut gagal mendapatkan visa. Kondisi itu membuat delegasi Iran belum bisa berangkat secara lengkap.
Iran dijadwalkan memainkan tiga laga fase grup di Amerika Serikat. Mereka akan menghadapi Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Persiapan menuju Piala Dunia kini berjalan dalam bayang-bayang ketidakpastian. Iran berharap seluruh hambatan dapat segera menemukan jalan keluar.
Iran dijadwalkan memainkan pertandingan pertama melawan Selandia Baru pada 15 Juni 2026.


Komentar