Media Pendidikan – 01 Juli 2026 | Komite III DPD mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dinilai lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pada rapat kerja dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) di Jakarta, DPD menilai berbagai inovasi pelayanan berhasil meningkatkan kenyamanan dan keselamatan jemaah.
“Penyelenggaraan haji tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan,” kata anggota Komite III DPD, Ahmad Bastian Esy. “Keberhasilan melayani mayoritas jemaah berisiko tinggi menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.” Bastian mengungkapkan sekitar 77,4 persen jemaah haji Indonesia masuk kategori berisiko tinggi.
Selain pelayanan kesehatan, DPD juga mengapresiasi keberhasilan pemerintah mengelola kuota nasional sebanyak 221 ribu jemaah. Inovasi melalui skema murur dan tanazul dinilai mampu memperlancar mobilitas jemaah pada fase puncak ibadah di Armuzna.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, mengapresiasi apa yang disampaikan Komite III DPD. Menurut dia, seluruh rekomendasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji.
Menhaj mengatakan peningkatan kualitas pelayanan kepada jemaah akan terus menjadi prioritas kementeriannya. “Karena itu, sinergi dengan DPD akan terus diperkuat agar penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang semakin baik,” ucapnya.


Komentar