Media Pendidikan – 13 Mei 2026 | Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah mengubah cara belajar bahasa. Platform seperti ChatGPT dan Gemini memungkinkan pengguna untuk menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya dengan lebih mudah dan cepat.
Data menunjukkan bahwa 70% siswa lebih memilih menggunakan teknologi AI untuk menerjemahkan bahasa daripada belajar secara konvensional. Hal ini dapat berdampak pada kemampuan berbahasa mereka di masa depan.
Oleh karena itu, penting untuk mencari kesimbangan antara penggunaan teknologi AI dan metode belajar tradisional. Dengan demikian, siswa dapat memanfaatkan kelebihan teknologi AI sambil tetap mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis.


Komentar