Media Pendidikan – 15 Juni 2026 | Bank Tabungan Negara (BTN) mencatatkan pertumbuhan kinerja konsolidasi yang positif hingga Mei 2026. Menurut laporan keuangan BTN, laba bersih konsolidasi perusahaan mencapai Rp1,85 triliun, meningkat 15% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
BTN mencatatkan bahwa laba bersih konsolidasi perusahaan dipengaruhi oleh peningkatan pendapatan dari aktivitas pinjaman. Pendapatan pinjaman meningkat 12% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, mencapai Rp43,5 triliun.
Presiden Direktur BTN, Suprijatman, mengatakan bahwa hasil ini menunjukkan bahwa strategi perusahaan dalam meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya telah berhasil.
BTN juga mencatatkan bahwa rasio modal perusahaan tetap stabil, dengan rasio modal yang masih di bawah 25%. Rasio modal adalah perbandingan antara total aset dan modal ekuitas perusahaan.
Hasil ini menunjukkan bahwa BTN tetap stabil dan memiliki kemampuan untuk menghadapi perubahan ekonomi yang dinamis.
BTN akan terus meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya untuk meningkatkan laba bersih konsolidasi.


Komentar