Media Pendidikan – 26 April 2026 | Jakarta, 25 April 2026 – Pada Sabtu malam, kawasan Blok M tetap dipadati warga meski terjadi pemadaman lampu Hari Bumi yang dijadwalkan di seluruh kota. Aksi pemadaman ini merupakan bagian dari peringatan tahunan Hari Bumi, yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pelestarian lingkungan.
Berbagai kalangan, terutama generasi Z, hadir di area komersial Blok M untuk menyaksikan malam tanpa lampu. Aktivitas ini tidak hanya sekadar mematikan penerangan, melainkan menjadi panggung bagi diskusi dan kampanye lingkungan. Beberapa stand informasi yang ditempatkan di sepanjang jalan menampilkan data tentang konsumsi energi dan dampak perubahan iklim.
“Aksi ini penting untuk meningkatkan kesadaran lingkungan,” ujar Raka, seorang mahasiswa teknik lingkungan berusia 21 tahun. “Melihat kota kami gelap sejenak membuat kami menyadari betapa besar ketergantungan pada listrik, dan mengingatkan pentingnya mengurangi jejak karbon.” Reaksi serupa terdengar dari beberapa pengunjung lain yang menilai pemadaman sebagai langkah positif.
Walaupun lampu jalan dimatikan, keamanan tetap terjaga. Petugas kepolisian dan tim keamanan lingkungan menambah patroli untuk memastikan ketertiban. Pedagang kaki lima tetap beroperasi dengan penerangan alternatif berupa lampu tenaga surya, menunjukkan adaptasi kreatif terhadap kondisi tersebut.
Keberadaan warga di Blok M pada malam tersebut menandakan bahwa aksi lingkungan dapat menggalang partisipasi luas, meski tantangan logistik tetap ada. Pemerintah kota berharap bahwa semangat yang terlihat pada malam pemadaman ini dapat diteruskan ke inisiatif keberlanjutan lainnya, menjadikan Jakarta lebih hijau dan berkelanjutan.


Komentar