Media Pendidikan – 05 Juni 2026 | Akademisi dari Universitas Binus, Muhammad Reza Syarifuddin Zaki, memperingatkan tentang adanya gejala kebangkitan dwifungsi ABRI di tengah perluasan peran militer ke sektor-sektor sipil. Menurutnya, hal ini dapat membahayakan demokrasi dan kebebasan sipil di Indonesia.
“Kudeta gaya baru ini dapat terjadi ketika militer mulai memasuki ruang sipil dan mengambil alih peran yang seharusnya dijalankan oleh sipil,” kata Muhammad Reza.
Data menunjukkan bahwa perluasan peran militer ke sektor sipil telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan jumlah personil militer yang terlibat dalam kegiatan sipil, seperti pembangunan infrastruktur dan penanganan bencana.
Oleh karena itu, Muhammad Reza menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara peran militer dan sipil di Indonesia. “Kita harus memastikan bahwa militer tidak melangkah keluar dari peran yang seharusnya mereka jalankan,” katanya.


Komentar