Media Pendidikan – 06 Mei 2026 | Kabupaten Badung pada Senin (6/5/2026) mengajukan usulan sebanyak 722 Formasi CASN 2026 kepada Pemerintah Pusat. Usulan tersebut bertujuan menutup kekosongan tenaga aparatur sipil negara (ASN) terutama di sektor pendidikan dan kesehatan, meskipun rincian jumlah formasi untuk guru dan tenaga kesehatan masih belum tersedia.
Usulan formasi ini diajukan melalui Dinas Kepegawaian Badung setelah melakukan kajian kebutuhan tenaga kerja selama satu tahun terakhir. Berdasarkan data internal, Badung memperkirakan adanya defisit signifikan di sekolah menengah pertama, sekolah dasar, serta fasilitas pelayanan kesehatan tingkat kecamatan. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten menyiapkan 722 posisi yang nantinya akan diisi melalui seleksi Calon ASN (CASN) tahun 2026.
Rincian Formasi dan Proses Seleksi
Rincian lengkap mengenai pembagian formasi antara guru dan tenaga kesehatan belum dirilis secara resmi. Pihak Badung menyatakan bahwa angka pasti masih dalam proses verifikasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan setempat. Namun, mereka menegaskan bahwa prioritas utama tetap pada peningkatan kualitas layanan publik di bidang pendidikan dan kesehatan.
“Kami berharap formasi ini dapat mengisi kebutuhan tenaga di bidang pendidikan dan kesehatan,” ujar Kepala Biro Kepegawaian Badung, Budi Santoso, dalam konferensi pers. “Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk mempercepat proses rekrutmen sehingga daerah kami dapat segera merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Seleksi CASN 2026 akan dilaksanakan secara terpusat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan tahap awal berupa tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB). Calon peserta yang lolos akan mengikuti tahap wawancara dan verifikasi dokumen. Jadwal lengkap masih menunggu pengumuman resmi dari BKN.
Data Pendukung dan Dampak yang Diharapkan
Pengisian formasi ini juga diprediksi dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan lapangan kerja dan peningkatan kualitas layanan publik. Selain itu, keberhasilan rekrutmen akan menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja pemerintah daerah pada tahun anggaran berikutnya.
Untuk saat ini, Badung masih menunggu rincian akhir dari kementerian terkait terkait alokasi anggaran dan persetujuan formasi guru serta tenaga kesehatan. Pemerintah Kabupaten berjanji akan segera menginformasikan publik begitu data tersebut tersedia.
Dengan langkah ini, Badung berharap dapat memperkuat fondasi sumber daya manusia yang kompeten, sekaligus memberikan layanan publik yang lebih merata kepada masyarakat di seluruh kecamatan.


Komentar