Daerah
Beranda » Berita » Anak Muda Tambun Perbaiki Jalan Rusak Lewat APBD 2026: Dari Lubang Jalan ke Meja Anggaran

Anak Muda Tambun Perbaiki Jalan Rusak Lewat APBD 2026: Dari Lubang Jalan ke Meja Anggaran

Anak Muda Tambun Perbaiki Jalan Rusak Lewat APBD 2026: Dari Lubang Jalan ke Meja Anggaran
Anak Muda Tambun Perbaiki Jalan Rusak Lewat APBD 2026: Dari Lubang Jalan ke Meja Anggaran

Media Pendidikan – 06 Mei 2026 | Jalan yang selama bertahun‑tahun menjadi sumber keluhan warga di wilayah Tambun, Bekasi, akhirnya mendapatkan perbaikan berkat inisiatif Anak Muda Tambun yang tergabung dalam kelompok Puri Cendana. Melalui alokasi dana APBD 2026, lubang‑lubang besar di jalan utama kini berubah menjadi aspal yang layak dilalui kendaraan.

Masalah jalan rusak sudah lama mengganggu mobilitas penduduk, terutama pada musim hujan ketika genangan air memperparah kerusakan. Warga mengeluhkan kerusakan pada kendaraan serta waktu tempuh yang meningkat. Meskipun beberapa kali dilaporkan ke kelurahan, respons perbaikan resmi belum terlihat sampai akhir 2025.

Baca juga:

Pada awal 2026, sekelompok pemuda yang menamakan diri Puri Cendana memutuskan untuk mengambil langkah proaktif. Mereka menggelar pertemuan komunitas, mengumpulkan data kondisi jalan, serta menyusun proposal perbaikan yang ditujukan kepada pemerintah kabupaten. Usaha tersebut didukung oleh semangat gotong‑royong dan keinginan kuat untuk meningkatkan kualitas hidup warga setempat.

Usulan tersebut kemudian dibawa ke rapat anggaran daerah. Pada sidang APBD 2026, proposal Puri Cendana berhasil masuk dalam agenda pembahasan, dan alokasi dana khusus disetujui untuk perbaikan jalan di Tambun. Keputusan ini menandai transisi dari “lubang jalan” menjadi “meja anggaran”, dimana aspirasi warga secara langsung mempengaruhi kebijakan fiskal daerah.

Baca juga:

“Kami tidak akan diam melihat jalan rusak menghambat aktivitas warga,” kata Rudi, ketua Puri Cendana, dalam sebuah pertemuan dengan pejabat kecamatan. “Dukungan APBD memberi kami ruang untuk mewujudkan perubahan nyata, bukan sekadar harapan kosong.”

Tim pemuda bersama kontraktor lokal memulai pekerjaan pada pertengahan Mei 2026. Proses dimulai dengan pengerukan tanah, penimbunan bahan dasar, hingga penghamparan lapisan aspal. Seluruh tahapan dilakukan dengan melibatkan relawan warga yang membantu pengawasan mutu serta kebersihan lokasi kerja.

Baca juga:

Hasilnya, sepanjang 2,3 kilometer jalan utama kini bebas lubang dan memiliki marka jalan yang jelas. Warga melaporkan penurunan signifikan dalam kerusakan kendaraan serta peningkatan kenyamanan dalam beraktivitas sehari‑hari. Keberhasilan ini juga menjadi contoh bagi lingkungan lain di Kabupaten Bekasi untuk mengadopsi pendekatan serupa.

Ke depan, Puri Cendana berencana memperluas program ke jalan‑jalan sekunder serta mengadakan pelatihan bagi pemuda lain tentang perencanaan anggaran dan advokasi publik. Pemerintah daerah pun menyatakan komitmen untuk terus mendengarkan aspirasi komunitas dan menyalurkan dana yang tepat sasaran.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *