Ekonomi
Beranda » Berita » AHY Dorong Ekspor Durian dari Kawasan Transmigrasi Parigi Moutong Capai Potensi Rp1 Triliun

AHY Dorong Ekspor Durian dari Kawasan Transmigrasi Parigi Moutong Capai Potensi Rp1 Triliun

AHY Dorong Ekspor Durian dari Kawasan Transmigrasi Parigi Moutong Capai Potensi Rp1 Triliun
AHY Dorong Ekspor Durian dari Kawasan Transmigrasi Parigi Moutong Capai Potensi Rp1 Triliun

Media Pendidikan – 16 April 2026 | Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengumumkan dorongan pemerintah untuk meningkatkan ekspor durian dari kawasan transmigrasi Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada kunjungan kerja ke Balai Makarti Muktitama Kementerian Transmigrasi yang baru direnovasi, Rabu 15 April 2026.

"Jadi dalam kurun waktu tiga bulan, Januari hingga Maret, ekspor durian Parigi Moutong bisa bernilai mencapai Rp400 miliar. Artinya dalam satu tahun bisa lebih dari Rp1 triliun diekspor ke Tiongkok," ujar Menko AHY di Balai Makarti.

Baca juga:

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyatakan bahwa Kementerian Transmigrasi akan segera melakukan kunjungan lanjutan ke Parigi Moutong untuk menyaksikan proses ekspor puluhan ribu ton durian ke pasar Tiongkok. Iftitah menegaskan bahwa nilai ekspor durian diproyeksikan mencapai Rp42 miliar, dengan total nilai ekspor seluruh komoditas durian diharapkan mencapai satu triliun rupiah pada akhir 2026.

Kerjasama dengan Tiongkok

Dalam rangka memperkuat hubungan dagang, Menteri Iftitah telah bertemu dengan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, untuk membahas potensi pasar durian Indonesia. Kesepakatan awal difokuskan pada ekspor durian beku, yang kemudian akan diperluas ke durian segar yang lebih diminati konsumen Tiongkok.

Baca juga:

Kementerian Transmigrasi mencatat permintaan durian dari Tiongkok mencapai Rp120 triliun setiap tahun, membuka peluang signifikan bagi petani dan pelaku usaha di Indonesia, khususnya di kawasan transmigrasi Parigi Moutong yang mencatat produksi sekitar 903,9 ton durian per tahun.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga tengah memetakan kawasan transmigrasi Bahari Tomini Raya, yang menjadi inti produksi durian regional. Upaya pemetaan ini diharapkan dapat mengidentifikasi potensi ekonomi lebih luas dan mendorong investasi di sektor pertanian dan agribisnis.

Baca juga:

Dengan strategi yang melibatkan renovasi infrastruktur, promosi pasar, serta kerjasama bilateral, pemerintah berharap ekspor durian tidak hanya meningkatkan devisa negara tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani di kawasan transmigrasi.

Jika target tercapai, nilai ekspor durian dapat menjadi kontributor utama dalam pencapaian tujuan ekonomi nasional pada 2026, sekaligus menegaskan peran kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis agrikultur.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *