Media Pendidikan – 22 Juni 2026 | Penelitian terbaru dari China mengklaim telah berhasil meningkatkan ketahanan baterai solid-state, yang diyakini menjadi salah satu kunci untuk mengembangkan mobil listrik dengan jarak tempuh 1.000 km.
Para peneliti yakin bahwa teknologi ini akan menjadi langkah penting dalam mengembangkan mobil listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
"Kami telah membuat kemajuan signifikan dalam meningkatkan ketahanan baterai solid-state," kata salah seorang peneliti.
Dengan kemajuan ini, diharapkan mobil listrik dapat memiliki jarak tempuh yang lebih jauh, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik.
Data menunjukkan bahwa penjualan mobil listrik telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan lebih dari 2 juta unit terjual di seluruh dunia pada tahun 2022.
Wilayah Asia, terutama China, menjadi salah satu pasar terbesar untuk mobil listrik, dengan lebih dari 50% penjualan global.


Komentar