Media Pendidikan – 21 Juni 2026 | Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Maluku Utara telah resmi digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) RI. Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan bahwa Maluku Utara memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu direkam secara akurat untuk kebijakan pemerintah. Sensus Ekonomi 2026 akan membuka potensi pertumbuhan baru di provinsi tersebut.
Maluku Utara telah mengalami perubahan struktur ekonomi dalam satu dekade terakhir, dengan kontribusi sektor industri meningkat pesat dan kontribusi sektor pertanian mengalami penurunan. BPS akan merekam data ini untuk membantu pemerintah menyusun kebijakan yang tepat.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi tinggi di provinsi tersebut perlu diwaspadai karena bergantung pada hasil tambang dan olahannya. Ia berpesan agar pemerintah dan masyarakat mensosialisasikan Sensus Ekonomi 2026 untuk menerima petugas sensus dan memberikan jawaban yang benar.
BPS juga mengajak masyarakat untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan menggunakan kata ‘TIR’, yaitu Terima petugas, Isi data dengan benar, dan Rahasia data pasti terjaga.


Komentar