Media Pendidikan – 17 Juni 2026 | Membeli mobil bekas tanpa bantuan jasa inspektor masih kerap dilakukan sebagian konsumen. Namun, ada sejumlah bagian penting yang wajib dicek untuk memastikan kendaraan tidak memiliki riwayat tabrakan.
Pemilik Inspector Mobil, Sundoro Edi Pranoto, mengatakan pengecekan mobil bekas tabrakan harus dilakukan secara runut. Pemeriksaan tidak bisa hanya mengandalkan satu titik, melainkan menyeluruh dari bagian luar hingga struktur dalam.
Salah satu indikator awal bisa dilihat dari kondisi sealer di panel bodi. Komponen tersebut biasanya akan berubah bila mobil pernah mengalami benturan.
Bagian panel tuh ada namanya sealer kayak dodolnya gitu kan itu kalau sudah pernah nabrak pasti rusak. Terus dilihat juga sejauh apa tuh nanti rangkanya, apakah kena sampai rangka, bullhead, apron, atau hanya cup-nya, kalau cup-nya kan berarti ringan, enggak kenceng.
Ruang mesin juga menjadi lokasi penting untuk diperiksa. Pada mobil yang pernah mengalami tabrakan depan, bekas perbaikan biasanya dapat ditemukan di bagian apron, dudukan radiator, hingga bullhead.
Tidak hanya bagian depan, area bagasi juga sebaiknya diperiksa. Pembeli dapat membuka karpet bagasi dan melihat ruang ban serep untuk memastikan tidak ada bekas las, lipatan pelat, maupun bekas perbaikan struktur akibat benturan dari belakang.
Membeli mobil bekas tanpa melakukan pengecekan yang teliti bisa berakibat fatal.


Komentar