Media Pendidikan – 06 Juni 2026 | Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Hal ini dilakukan karena rupiah yang sedang melemah saat ini memerlukan penanganan yang efektif.
“Kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan bahwa kebijakan yang diambil dapat mendukung pertumbuhan ekonomi,” kata seorang pejabat BI. Dalam beberapa bulan terakhir, rupiah telah melemah terhadap dolar AS, yang mempengaruhi inflasi dan stabilitas ekonomi.
Data menunjukkan bahwa inflasi di Indonesia telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, yang dipengaruhi oleh melemahnya rupiah. Oleh karena itu, penguatan rupiah melalui kolaborasi BI dan Kemenkeu sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi.


Komentar