Media Pendidikan – 04 Juni 2026 | Minat masyarakat terhadap mobil plug-in hybrid (PHEV) di Indonesia semakin meningkat. Wuling, salah satu merek mobil yang aktif di Indonesia, melihat peluang besar dari tren ini. Kontribusi varian PHEV pada model Eksion mereka kini telah mencapai 30 persen dari total pemesanan.
Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua konsumen siap untuk beralih ke kendaraan listrik penuh (EV), namun mereka tetap ingin memiliki kendaraan yang ramah lingkungan dan efisien. “Kami melihat bahwa PHEV dapat menjadi solusi yang tepat untuk konsumen yang ingin memiliki kendaraan yang lebih ramah lingkungan, tetapi belum siap untuk meninggalkan kendaraan bermesin konvensional,” kata perwakilan Wuling.
Data ini menunjukkan bahwa PHEV memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia. Dengan kemampuan untuk diisi daya dari sumber listrik dan juga dapat beroperasi menggunakan bahan bakar konvensional, PHEV menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan EV.
Wuling berencana untuk terus mengembangkan teknologi PHEV mereka dan memperluas varian PHEV pada model-model mereka. Dengan demikian, diharapkan konsumen dapat memiliki lebih banyak pilihan untuk kendaraan yang ramah lingkungan dan efisien.


Komentar