Media Pendidikan – 02 Juni 2026 | Provinsi Riau telah membekalkan 11 wilayah pada status peringatan api kering sebelum musim kemarau tiba. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat upaya mitigasi dan pencegahan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Pada bulan Maret, pemerintah Riau telah mengumumkan status peringatan api kering di beberapa wilayah, termasuk di Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis, dan Kabupaten Kuantan Singingi.
“Kita telah membekalkan status peringatan api kering di 11 wilayah, termasuk di Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis, dan Kabupaten Kuantan Singingi,” kata Kepala BPBD Riau, Suhardi. “Kita ingin memastikan bahwa masyarakat dapat terhindar dari kebakaran hutan dan lahan, sehingga mereka dapat melanjutkan kegiatan ekonomi dan sosial dengan normal.”
BPBD Riau juga telah melakukan upaya-upaya preventif, seperti menyediakan fasilitas kebakaran hutan dan lahan, serta melatih tim penanggulangan bencana. Pemerintah Riau juga telah bekerja sama dengan pemerintah pusat dan organisasi internasional untuk meningkatkan kemampuan penanggulangan bencana di provinsi ini.
“Kita ingin memastikan bahwa Riau tetap aman dan nyaman bagi masyarakat, sehingga mereka dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Gubernur Riau, Syamsuar. “Kita akan terus bekerja sama dengan masyarakat, pemerintah pusat, dan organisasi internasional untuk meningkatkan kemampuan penanggulangan bencana di provinsi ini.”


Komentar