Media Pendidikan – 25 Mei 2026 | Banyak penumpang pesawat tergoda pindah kursi saat melihat deretan kursi kosong selama penerbangan. Namun, pramugari dan pakar perjalanan mengingatkan bahwa berpindah tempat duduk tanpa izin ternyata bisa menimbulkan masalah keamanan hingga melanggar aturan maskapai.
Mantan pramugari sekaligus pakar perjalanan, Bobby Laurie, mengatakan penumpang sebenarnya boleh berpindah kursi dalam kondisi tertentu, misalnya masih berada di kelas kabin yang sama dan kursinya memang kosong. Namun, ia menegaskan penumpang tetap sebaiknya meminta izin kepada awak kabin terlebih dahulu.
“Kalau tidak membayar kursi tersebut, jangan langsung menganggap bisa duduk di sana,” kata Laurie.
Pramugari maskapai Delta Air Lines yang berbasis di Atlanta, Giancarlo Galarreta, menjelaskan perubahan kursi berkaitan langsung dengan aspek keselamatan penerbangan.
“Kami perlu mengetahui jika ada perubahan kursi karena beberapa kursi memiliki tanggung jawab tertentu atau dibatasi, demi alasan keselamatan,” ujarnya.
Kursi di dekat pintu darurat menjadi salah satu perhatian utama. Penumpang yang duduk di area tersebut wajib memenuhi syarat tertentu, termasuk mampu membantu evakuasi saat kondisi darurat.
Jika ada penumpang pindah ke kursi exit row tanpa izin, awak kabin harus kembali memeriksa kelayakan penumpang tersebut dan memberikan pengarahan keselamatan ulang.
Posisi duduk penumpang juga memengaruhi distribusi berat dan keseimbangan pesawat, terutama pada pesawat berukuran kecil. Karena itu, awak kabin biasanya mencatat posisi penumpang sebelum lepas landas dan melaporkannya ke kokpit.
Laurie menambahkan, kini banyak maskapai menggunakan perangkat digital yang dapat menunjukkan posisi duduk setiap penumpang secara real time. Artinya, perpindahan kursi tanpa izin hampir pasti akan diketahui awak kabin.
“Hanya butuh dua detik untuk bertanya dan bisa menghindari situasi canggung,” ujar Laurie.


Komentar