Media Pendidikan – 14 Mei 2026 | Petrokimia Gresik, anak usaha PT Pupuk Indonesia, telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton pada tahun ini. Perseroan memastikan tetap menjaga keberlanjutan produksi dan memastikan pupuk tetap tersedia bagi petani di tengah potensi gangguan logistik global.
Langkah tersebut dilakukan melalui optimalisasi fasilitas produksi dan operasional perusahaan, penguatan stok pupuk bersubsidi, hingga dukungan jaringan distribusi nasional milik Pupuk Indonesia agar pupuk dapat tersalurkan tepat waktu kepada petani.
Hingga 10 Mei 2026, stok pupuk bersubsidi yang dimiliki Petrokimia Gresik terdiri atas urea sebanyak 32.054 ton, NPK Phonska 166.324 ton, Petroganik 16.611 ton, ZA 2.720 ton, dan SP-36 sebesar 1.939 ton.
Petrokimia Gresik juga memperkuat langkah antisipasi terhadap gejolak global yang berpotensi mengganggu pasokan bahan baku industri pupuk dengan melakukan diversifikasi negara asal pasokan phosphate rock, potash, dan sulphur, serta meningkatkan pemanfaatan suplai sulphuric acid dari produksi domestik.
Perusahaan juga mengoptimalkan kontrak pengadaan jangka panjang dan mempercepat pengamanan stok bahan baku untuk kebutuhan enam hingga dua belas bulan ke depan.


Komentar