Media Pendidikan – 08 Mei 2026 | Pemerintah mendesak aparat kepolisian untuk mempercepat proses penyidikan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap santriwati di pondok pesantren Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi menilai penahanan tersangka penting dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan optimal sekaligus menjamin perlindungan korban.
“Penahanan tersangka penting memastikan penegakan hukum optimal, mencegah hilangnya barang bukti serta melindungi seluruh korban dan saksi aman. Langkah ini juga mencegah munculnya korban baru serta menjamin penyidikan berjalan transparan dan adil bagi seluruh pihak terkait,” kata Arifah Fauzi saat konferensi pers di Jakarta Jumat, 8 Mei 2026.
Pemerintah memastikan pendampingan psikologis, rehabilitasi sosial, serta perlindungan hukum bagi korban terus diperkuat. Kementerian PPPA segera menjangkau para santri guna memberikan dukungan psikososial dan memastikan hak korban terpenuhi. “Pemerintah memastikan korban mendapat pendampingan psikologis, rehabilitasi sosial, perlindungan hukum, serta dukungan pemulihan berkelanjutan. Dalam waktu dekat, kami menjangkau para santri untuk memastikan seluruh hak korban terpenuhi menyeluruh,” kata Arifah.


Komentar