Daerah
Beranda » Berita » Longsor Tol Bocimi Tutup Sementara Jalur, Sopir Truk Menunggu Lama

Longsor Tol Bocimi Tutup Sementara Jalur, Sopir Truk Menunggu Lama

Media Pendidikan – 07 Mei 2026 | Hujan deras pada sore 6 Mei 2026 memicu longsor di Tol Bogor‑Ciawi‑Sukabumi (Bocimi) kilometer 72+000 B, tepatnya di Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Material tanah yang turun menutupi sebagian badan jalan arah Sukabumi‑Bogor, memaksa pihak pengelola menutup sementara jalur dan mengalihkan arus kendaraan.

Kronologi Kejadian

Pukul 15.30 WIB, hujan lebat mengguyur wilayah tersebut dan memicu longsor yang menimbun jalan tol. Kasatlantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, menyampaikan melalui pengeras suara, “Diberitahukan kepada seluruh pengguna jalan, telah terjadi longsor di KM 72 B Tol Parungkuda yang mengakibatkan sebagian badan jalan tertutup.” Karena itu, semua kendaraan yang datang dari arah Parungkuda ke Bogor dan Jakarta diarahkan ke Gerbang Tol Cigombong.

Baca juga:

Sementara jalur berlawanan, dari Bogor menuju Sukabumi, tetap dapat dilalui normal melalui exit Tol Parungkuda. Namun, pengalihan arus lalu lintas menyebabkan antrean panjang di gerbang alternatif, terutama bagi pengendara truk yang enggan menempuh jalan arteri yang macet.

Evakuasi dan Penanganan

Tim gabungan pengelola tol mengerahkan ekskavator dan dump truck untuk mengangkat material longsor. Abdul Hakim Supriyadi, Direktur Utama PT Trans Jabar Tol, menjelaskan, “Saat ini sedang dilakukan penanganan segera dengan menurunkan alat berat ekskavator dan dump truck.” Proses evakuasi terus berlanjut hingga malam hari, namun jalur tetap tidak dapat dilalui karena volume material yang masih menutupi permukaan jalan.

Pihak pengelola menegaskan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam insiden ini. Jalan akan dibuka kembali setelah pembersihan selesai dan kondisi dinyatakan aman oleh otoritas terkait.

Baca juga:

Sopir Truk Memilih Menunggu

Di antara ribuan kendaraan yang dipindahkan, sejumlah sopir truk memilih menunggu di Gerbang Tol Parungkuda. Salah satunya, Agus (42 tahun), mengatakan ia lebih rela menunggu daripada menempuh rute alternatif yang diprediksi akan macet. “Tadi jam setengah enam saya nanya sama polisi yang jaga, infonya jam tujuh buka. Nah dari jam tujuh, jam sembilan. Sampai sekarang belum ada info lagi,” ujarnya. Agus melaporkan telah menunggu sejak pukul 18.30 WIB bersama puluhan kendaraan lain hingga larut malam.

Pengalihan lalu lintas ini diperkirakan menambah beban pada jaringan jalan arteri di sekitar Parungkuda, terutama pada jam-jam sibuk. Data kepolisian menunjukkan bahwa lebih dari 150 kendaraan terpaksa menunggu atau mencari rute alternatif selama penutupan sementara.

Petugas terus memantau kondisi cuaca dan stabilitas tebing di sekitar lokasi. Jika hujan belum mereda, kemungkinan penutupan jalur dapat diperpanjang hingga material berhasil dibersihkan dan keamanan jalan terjamin.

Baca juga:

Warga sekitar berharap proses pembersihan dapat selesai secepatnya agar aktivitas transportasi kembali normal, mengingat Tol Bocimi merupakan salah satu arteria penting penghubung antara Bogor, Ciawi, dan Sukabumi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *