Daerah
Beranda » Berita » Pramono Anung Rencanakan Perubahan Jam Car Free Day dan Tambah Lokasi di Jalan Rasuna Said

Pramono Anung Rencanakan Perubahan Jam Car Free Day dan Tambah Lokasi di Jalan Rasuna Said

Pramono Anung Rencanakan Perubahan Jam Car Free Day dan Tambah Lokasi di Jalan Rasuna Said
Pramono Anung Rencanakan Perubahan Jam Car Free Day dan Tambah Lokasi di Jalan Rasuna Said

Media Pendidikan – 07 Mei 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan rencana perubahan jam pelaksanaan Car Free Day (CFD) serta penambahan lokasi baru di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Pengumuman tersebut disampaikan pada Rabu, 6 Mei 2026, di Balai Kota DKI Jakarta.

Saat ini, Car Free Day dilaksanakan setiap hari Minggu dari pukul 06.00 hingga 10.00 WIB di sepanjang jalur Sudirman‑Thamrin. Pada rentang waktu tersebut, seluruh kendaraan bermotor dilarang melintas, memberikan ruang terbuka bagi pejalan kaki, pesepeda, dan warga yang ingin berolahraga.

Baca juga:

Pramono menegaskan bahwa perubahan jam dan penambahan lokasi bertujuan memperluas kesempatan warga untuk beraktivitas fisik di ruang publik. “Pada waktunya saya akan umumkan ada perubahan jam untuk Car Free Day,” ujar Pramono dalam kesempatan tersebut.

Rencana Perubahan Jam

Walaupun belum mengungkapkan detail jam baru, Pramono menyatakan bahwa penyesuaian waktu akan dipertimbangkan berdasarkan kajian lalu lintas dan kebutuhan masyarakat. Ia menambahkan bahwa kebijakan resmi akan diumumkan setelah analisis mendalam selesai.

Lokasi Baru di Jalan Rasuna Said

Jalan Rasuna Said akan dipersiapkan menjadi arena Car Free Day kedua setelah Sudirman‑Thamrin. Lokasi ini dipilih karena letaknya strategis di pusat bisnis dan kawasan perumahan, serta memiliki lebar jalan yang memungkinkan aliran pejalan kaki yang aman.

Baca juga:

Pembukaan CFD di Rasuna Said diharapkan menambah variasi rute bagi warga yang tinggal di Jakarta Selatan, sekaligus mengurangi kepadatan di jalur utama Sudirman‑Thamrin. Menurut data Dinas Perhubungan DKI, rata‑rata partisipasi warga dalam CFD mencapai 120.000 orang per sesi, dengan peningkatan minat olahraga di kalangan pekerja kantoran.

Penambahan lokasi juga diharapkan meningkatkan pemanfaatan ruang publik secara optimal, sejalan dengan program pemerintah DKI untuk menciptakan kota yang lebih sehat dan ramah pejalan kaki. Pramono menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban selama acara berlangsung.

Sejauh ini, belum ada tanggal pasti untuk peluncuran jam baru maupun pembukaan CFD di Rasuna Said. Pramono berjanji bahwa informasi tersebut akan disampaikan secara resmi melalui kanal komunikasi pemerintah setelah semua persiapan selesai.

Baca juga:

Dengan langkah ini, pemerintah provinsi berharap warga Jakarta dapat lebih aktif berolahraga, mengurangi polusi, dan menikmati manfaat kesehatan jangka panjang. Perubahan kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya hidup sehat di ibu kota.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *