Nasional
Beranda » Berita » Kapolri Listyo Sigit Prabowo Janjikan Tindak Lanjuti Seluruh Rekomendasi Reformasi Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Janjikan Tindak Lanjuti Seluruh Rekomendasi Reformasi Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Janjikan Tindak Lanjuti Seluruh Rekomendasi Reformasi Polri
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Janjikan Tindak Lanjuti Seluruh Rekomendasi Reformasi Polri

Media Pendidikan – 06 Mei 2026 | Jumat, 5 Mei 2026, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen penuh Polri untuk menindaklanjuti semua rekomendasi yang dikeluarkan Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Pernyataan itu disampaikan setelah pertemuan resmi dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.

Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (5/5/2026) menjadi momen penting karena menghubungkan kepemimpinan tertinggi kepolisian dengan presiden dalam rangka memperkuat agenda reformasi internal. Kedua tokoh menekankan perlunya aksi konkret, bukan sekadar pernyataan, guna meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Baca juga:

Komitmen Kapolri mencakup seluruh poin yang diusulkan KPRP, sebuah badan yang dibentuk untuk mempercepat proses perubahan struktural, operasional, dan budaya dalam Polri. Meskipun rincian spesifik rekomendasi tidak diungkapkan dalam siaran pers, fokus utama diarahkan pada perbaikan tata kelola, transparansi dalam penegakan hukum, serta peningkatan kapasitas personel di semua tingkatan.

“Kami berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi KPRP,” ujar Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers singkat setelah pertemuan. “Setiap langkah akan dipantau secara ketat, dan hasilnya akan dilaporkan kepada Presiden serta publik untuk memastikan akuntabilitas penuh.”

Baca juga:

Secara operasional, Polri diproyeksikan akan membentuk tim khusus yang bertugas menyusun rencana aksi, menetapkan jadwal pelaksanaan, serta mengidentifikasi indikator keberhasilan. Tim tersebut diharapkan melaporkan progres secara berkala, baik kepada KPRP maupun kepada lembaga pengawas eksternal. Langkah ini diharapkan dapat menutup kesenjangan antara rekomendasi reformasi dan implementasinya di lapangan.

Penguatan komitmen ini juga diharapkan dapat menstimulus sinergi antara kementerian terkait, lembaga legislatif, dan masyarakat sipil. Dengan melibatkan pemangku kepentingan yang lebih luas, Polri dapat memperoleh masukan konstruktif serta meningkatkan legitimasi kebijakan reformasi yang dijalankan.

Baca juga:

Ke depan, Kapolri menegaskan bahwa evaluasi berkala akan menjadi bagian integral dari proses reformasi. Setiap pencapaian dan tantangan akan dijadikan bahan pembelajaran untuk memperbaiki strategi selanjutnya. Harapan utama adalah terciptanya Polri yang lebih modern, responsif, dan berorientasi pada layanan publik, selaras dengan mandat konstitusional dan aspirasi masyarakat Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *