Media Pendidikan – 04 Mei 2026 | Ditpolairud Polda Metro Jaya pada Rabu (4/5/2026) melakukan evakuasi terhadap sebelas orang yang sedang memancing ketika kapal pancing mereka mengalami kebocoran di perairan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kebocoran tersebut menyebabkan kapal mulai tenggelam, memaksa para pemancing untuk berusaha mempertahankan posisi di atas air. Tim SAR yang tiba dalam hitungan menit langsung mengevakuasi seluruh penumpang menggunakan perahu kecil dan peralatan penyelamatan.
Kronologi Kejadian
Kapten kapal segera memberi perintah untuk menurunkan jaring dan memanggil bantuan. “Kami langsung melakukan evakuasi dan memastikan semua penumpang selamat,” ujar Komandan Ditpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ahmad Fajar.
Seluruh sebelas orang, terdiri dari lima pria dan enam wanita, berhasil dipindahkan ke perahu penyelamat tanpa mengalami luka berat. Tim medis yang berada di lokasi memberikan pertolongan pertama sebelum mereka dibawa ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lanjutan.
Data Pendukung dan Respon Pihak Berwenang
- Lokasi kejadian: Perairan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
- Jumlah korban: 11 orang (selamat).
- Waktu evakuasi selesai: sekitar pukul 10.15 WIB.
- Petugas yang terlibat: Ditpolairud Polda Metro Jaya, SAR Laut, dan Tim Medis.
Pihak kepolisian setempat menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab kebocoran, termasuk kemungkinan kerusakan struktural atau kelebihan beban kapal. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kapal sebelum berlayar, terutama di wilayah perairan yang ramai seperti Tanjung Priok.
Insiden ini menambah catatan panjang kecelakaan laut di wilayah Indonesia, mengingat Tanjung Priok merupakan pelabuhan utama dengan lalu lintas kapal yang padat. Pemerintah daerah berharap agar regulasi keselamatan maritim dapat ditegakkan lebih ketat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Dengan semua korban selamat, operasi penyelamatan dianggap sukses. Ditpolairud mengingatkan kembali pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam aktivitas memancing, serta pentingnya mengikuti prosedur darurat bila terjadi situasi darurat di laut.


Komentar