Nasional
Beranda » Berita » Siswa TK Hidayatusshibyan Rayakan Hari Kartini dengan Busana Tradisional

Siswa TK Hidayatusshibyan Rayakan Hari Kartini dengan Busana Tradisional

Siswa TK Hidayatusshibyan Rayakan Hari Kartini dengan Busana Tradisional
Siswa TK Hidayatusshibyan Rayakan Hari Kartini dengan Busana Tradisional

Media Pendidikan – 22 April 2026 | Depok, 21 April 2026 – Pada Selasa (21/4/2026), siswa TK Hidayatusshibyan di Cinere memperingati Hari Kartini dengan menampilkan serangkaian busana tradisional dari berbagai daerah Indonesia. Acara yang digelar di halaman sekolah itu menjadi wujud konkret upaya memperkenalkan keragaman budaya Nusantara kepada generasi usia dini.

Acara dimulai dengan sambutan singkat dari kepala sekolah yang menekankan pentingnya nilai kebangsaan dan emansipasi perempuan, selaras dengan semangat Raden Adjeng Kartini. Selanjutnya, para siswa berbaris mengenakan kostum tradisional lengkap, mulai dari kebaya Jawa, ulos Sumatra, hingga tenun ikat Papua. Setiap pakaian dipilih dengan cermat untuk menampilkan ciri khas bahan, warna, dan motif khas masing‑masing daerah.

Baca juga:

Penampilan berlangsung diiringi musik tradisional yang menambah kehangatan suasana. Guru‑guru serta orang tua yang hadir memberikan tepuk tangan meriah, mengapresiasi usaha anak‑anak dalam menampilkan kebanggaan budaya. “Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April untuk menghormati kelahiran Kartini, yang dikenal atas perjuangannya dalam memperjuangkan hak perempuan, khususnya di bidang pendidikan dan kesetaraan,” tercatat dalam materi acara, menegaskan relevansi peringatan dengan pendidikan anak.

Selain menonjolkan keindahan kostum, kegiatan ini juga berfungsi sebagai media edukatif. Melalui penjelasan singkat sebelum setiap penampilan, guru menginformasikan asal‑usul pakaian, makna simbolik motif, serta tradisi yang melekat pada tiap daerah. Hal ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar sekaligus menginternalisasi nilai toleransi dan rasa hormat terhadap perbedaan.

Baca juga:

Kegiatan serupa biasanya dilaksanakan pada momen-momen penting nasional, namun TK Hidayatusshibyan menempatkannya sebagai agenda tahunan. Dengan melibatkan seluruh kelas, sekolah berharap anak‑anak dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini, sekaligus meneladani semangat Kartini yang memperjuangkan hak pendidikan bagi perempuan.

Secara keseluruhan, pergelaran busana tradisional ini berhasil menyatukan unsur pendidikan, budaya, dan penghormatan terhadap tokoh nasional. Meskipun masih dalam tahap awal, inisiatif tersebut memberikan contoh positif bagi institusi pendidikan lain dalam mengintegrasikan nilai kebudayaan ke dalam kurikulum harian.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *