Media Pendidikan – 03 Mei 2026 | Denpasar, 3 Mei 2023 – Menurut perhitungan kalender Bali, hari Minggu ini masuk dalam siklus Redite Kliwon Tolu. Weton tersebut termasuk dalam kategori hari yang secara tradisional dianggap kurang menguntungkan untuk melangsungkan perkawinan maupun melakukan perjalanan jauh.
Kalender Bali, yang mengacu pada siklus 5 wuku dan 3 pasaran, menempatkan Redite Kliwon Tolu pada kombinasi hari Redite (Minggu) dengan pasaran Kliwon dan urip Tolu. Kombinasi ini termasuk dalam kategori “Redite Kliwon” yang biasanya diperingati sebagai hari yang kurang bersahabat bagi upacara penting.
Para praktisi keagamaan dan ahli adat di Bali menegaskan bahwa hari dengan pasaran Kliwon sering dikaitkan dengan energi yang tidak stabil. “Hari Redite Kliwon Tolu dianggap tidak menguntungkan bagi upacara perkawinan, karena diyakini dapat menimbulkan tantangan dalam keharmonisan pasangan,” ujar I Made Sudarma, peneliti adat Bali, dalam sebuah wawancara di Denpasar.
Selain perkawinan, tradisi juga menyarankan agar warga menghindari perjalanan panjang pada hari tersebut. Kepercayaan lokal menyebutkan bahwa energi pasaran Kliwon dapat mempengaruhi keselamatan di jalan, terutama bagi yang melakukan perjalanan lintas pulau atau ke daerah terpencil.
Data dari Badan Pusat Statistik Bali mencatat bahwa pada bulan Mei 2023, terdapat sekitar 2.500 pernikahan yang direncanakan di seluruh Pulau Bali. Namun, sebagian pasangan memilih menunda upacara hingga melewati hari Redite Kliwon Tolu untuk menghindari potensi kesialan.
Pengamat budaya menambahkan bahwa meskipun modernisasi telah mengubah banyak aspek kehidupan, kepercayaan terhadap kalender Bali tetap kuat di kalangan masyarakat tradisional. “Masyarakat masih sangat menghormati panduan kalender dalam menentukan waktu yang tepat untuk kegiatan penting,” kata Dr. I Ketut Suryawan, dosen Antropologi Udayana.
Secara geografis, Denpasar sebagai ibukota provinsi menjadi pusat informasi mengenai jadwal ritual dan rekomendasi hari baik. Pusat Kebudayaan Bali juga menyebarluaskan panduan kalender melalui media sosial dan papan pengumuman di balai desa.
Dengan demikian, bagi mereka yang merencanakan pernikahan atau perjalanan pada tanggal 3 Mei, disarankan untuk mempertimbangkan alternatif tanggal lain yang tidak termasuk Redite Kliwon Tolu. Pilihan hari baik biasanya berada pada kombinasi Redite Pon atau Redite Legi, yang dianggap lebih menguntungkan secara energetik.
Keputusan akhir tetap berada di tangan masing‑masing individu, namun pemahaman tentang kalender Bali memberikan kerangka kerja budaya yang membantu menjaga keharmonisan dan keselamatan dalam melaksanakan aktivitas penting.


Komentar