Daerah
Beranda » Berita » Rote Ndao Tingkatkan Sumber Pangan Sehat dengan Kebun ‘Kintal Gizi’

Rote Ndao Tingkatkan Sumber Pangan Sehat dengan Kebun ‘Kintal Gizi’

Rote Ndao Tingkatkan Sumber Pangan Sehat dengan Kebun 'Kintal Gizi'
Rote Ndao Tingkatkan Sumber Pangan Sehat dengan Kebun 'Kintal Gizi'

Media Pendidikan – 16 Juni 2026 | Festival Keluarga Malole di Rote Ndao merupakan inisiatif untuk meningkatkan sumber pangan sehat di daerah tersebut. Menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Rote Ndao mencapai 32,4 persen, sedangkan di Provinsi Nusa Tenggara Timur mencapai 37 persen. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya perbaikan sumber pangan sehat agar berjalan beriringan dengan penguatan pengasuhan dan perubahan perilaku keluarga.

Berdasarkan pemahaman tersebut, Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyelenggarakan Festival Keluarga Malole. Tema besar yang didukung oleh festival ini sangat relevan dengan tantangan yang sedang dihadapi saat ini, yaitu persoalan stunting, kesehatan keluarga, dan kualitas pengasuhan anak.

Baca juga:

Dalam acara tersebut, dipaparkan bahwa stunting bukan hanya soal kurangnya asupan gizi, tetapi juga berkaitan dengan pola pengasuhan, kesehatan ibu dan anak, serta perilaku keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan berkontribusi terhadap kesehatan, perkembangan, dan kesejahteraan anak.

Salah satu pendekatan yang akan diperkuat melalui festival ini adalah integrasi antara kelas pengasuhan dan kintal gizi. Kintal gizi adalah sebutan lokal untuk kebun gizi pekarangan rumah. Program ini diharapkan dapat menjadi sumber pangan keluarga yang menyediakan bahan makanan bergizi untuk mendukung kebutuhan rumah tangga melalui kegiatan kelas memasak.

Baca juga:

Model kintal gizi yang dikembangkan bersama masyarakat telah diterapkan di 6 desa dan menjangkau sekitar 118 keluarga di Kabupaten Rote Ndao. Melalui kelas pengasuhan dan kintal gizi, masyarakat memperoleh pengetahuan sekaligus akses terhadap sumber pangan sehat. Pendekatan ini menghubungkan pengasuhan, perubahan perilaku, dan akses terhadap pangan bergizi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang lebih sehat.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga mengumumkan komitmennya untuk mengalokasikan anggaran tahun 2027 guna mereplikasi 1.200 kintal gizi di seluruh wilayah Kabupaten Rote Ndao dengan mengadopsi model yang dikembangkan bersama ARUNGI.

Baca juga:

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *