Media Pendidikan – 30 April 2026 | DPRD DKI Jakarta menyoroti peluncuran program sekolah gratis yang digulirkan Pemerintah Provinsi DKI dengan alokasi dana sebesar Rp 253,6 miliar. Pada rapat komisi terkait, anggota dewan menginterupsi Ketua DPRD, Pramono, menuntut agar kebijakan tersebut dapat menembus tepat ke lapisan masyarakat miskin dan tidak menimbulkan kesenjangan baru.
Program sekolah gratis ini dirancang untuk menutup biaya pendidikan dasar hingga menengah bagi keluarga berpenghasilan rendah. Anggaran yang dialokasikan mencakup subsidi buku, seragam, serta transportasi, sekaligus memperluas akses ke madrasah. Namun, sejumlah anggota dewan menilai bahwa tanpa mekanisme penargetan yang jelas, dana sebesar itu berisiko tidak sampai kepada yang paling membutuhkan.
“Kami ingin agar program ini tepat sasaran bagi warga miskin, termasuk memastikan inklusi madrasah dan mengurangi angka putus sekolah,” ujar salah satu anggota DPRD DKI yang tidak disebutkan namanya. Pernyataan tersebut menegaskan keprihatinan legislatif terhadap potensi terjadinya kebocoran anggaran dan ketidakefisienan pelaksanaan.
Selain menekankan ketepatan sasaran, dewan juga menyoroti isu putus sekolah yang masih menjadi tantangan di DKI. Mereka meminta pemerintah provinsi menyediakan mekanisme pemantauan yang dapat mengidentifikasi anak-anak berisiko keluar dari jalur pendidikan, serta menyiapkan program remedial bagi mereka yang sudah terlanjur berhenti. Permintaan inklusi madrasah bertujuan agar siswa yang menempuh pendidikan keagamaan tidak terpinggirkan dalam skema gratis ini.
Data resmi menunjukkan bahwa program sekolah gratis DKI menelan biaya Rp 253,6 miliar, yang mencakup lebih dari seratus ribu siswa potensial. Alokasi dana tersebut diproyeksikan akan didistribusikan melalui dinas pendidikan daerah, dengan koordinasi bersama dinas sosial untuk verifikasi status ekonomi keluarga penerima manfaat.
Hingga kini, pihak pemerintah belum mengeluarkan respons resmi terhadap interupsi DPRD. Namun, komitmen untuk meninjau kembali mekanisme penyaluran dana dan menambah indikator keberhasilan diperkirakan akan menjadi agenda utama dalam pertemuan selanjutnya. Jika tuntutan dewan terpenuhi, program sekolah gratis diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pendidikan di kalangan rumah tangga miskin serta menurunkan tingkat putus sekolah di wilayah ibu kota.


Komentar