Media Pendidikan – 28 April 2026 | Di tengah kesibukan era modern, banyak orang tua menghadapi dilema antara tuntutan aktivitas dan kebutuhan untuk hadir secara emosional atau bonding dengan anak. Hetty Koes Endang, penyanyi senior sekaligus ibu, bersama putrinya mengungkap tiga cara simpel yang dapat menjembatani kesenjangan generasi tanpa harus mengorbankan jadwal harian.
1. Luangkan Waktu Khusus Tanpa Gangguan
Langkah pertama yang ditekankan Hetty adalah menciptakan slot waktu khusus, misalnya 30 menit setelah makan malam, di mana ponsel dan televisi dimatikan. “Jika orang tua tidak memberi ruang eksklusif, anak akan merasa kurang dihargai,” ujar Hetty dalam wawancara. Waktu singkat ini cukup untuk mendengarkan cerita hari anak, bermain permainan sederhana, atau sekadar mengobrol tentang hal-hal yang menarik bagi mereka.
2. Aktivitas Bersama yang Disukai Anak
Hetty menyarankan orang tua untuk menyesuaikan aktivitas dengan minat anak. Misalnya, jika anak suka menggambar, orang tua dapat mengajak menggambar bersama; bila suka musik, bermain alat musik sederhana bersama. “Kegiatan yang sama membuat rasa kebersamaan terasa alami,” katanya. Dengan berbagi hobi, kedua generasi dapat belajar menghargai perbedaan selera tanpa tekanan.
3. Komunikasi Terbuka dan Empatik
Komunikasi menjadi kunci utama. Hetty menekankan pentingnya mendengarkan tanpa menghakimi dan memberikan respons yang menegaskan perasaan anak. “Jangan langsung memberi solusi, beri mereka ruang untuk mengekspresikan diri dulu,” ia menambahkan. Sikap empatik membantu anak mengembangkan kepercayaan diri serta memperkuat ikatan emosional.
“Di tengah kesibukan era modern, banyak orang tua menghadapi dilema antara tuntutan aktivitas dan kebutuhan untuk hadir secara emosional atau bonding dengan anak,” catat laporan media, menegaskan bahwa kebutuhan akan bonding memang menjadi tantangan nyata di era digital.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa 62% orang tua di Indonesia melaporkan kurangnya waktu berkualitas dengan anak akibat pekerjaan. Oleh karena itu, tiga strategi Hetty Koes Endang menjadi relevan sebagai solusi praktis yang dapat diterapkan tanpa harus mengubah pola kerja secara drastis.
Dengan menerapkan ketiga cara di atas, diharapkan generasi orang tua dapat menutup jurang komunikasi yang semakin lebar, sekaligus menumbuhkan rasa saling pengertian antara mereka dan anak. Praktik bonding sederhana ini tidak hanya meningkatkan kualitas hubungan keluarga, tetapi juga berpotensi menurunkan tingkat stres pada anak dan orang tua.


Komentar