Media Pendidikan – 19 April 2026 | Indramayu, Jawa Barat – Pada 19 April 2026, Bupati Indramayu, Nusron, menegaskan bahwa lahan yang direncanakan untuk kawasan industri di wilayah tersebut tidak akan dimasukkan ke dalam Daftar Lahan Strategis Daerah (LSD). Pernyataan ini menjadi titik penting dalam upaya mengubah peran tradisional kota sebagai lumbung pangan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Indramayu telah lama dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, menyumbang proporsi signifikan produksi beras dan komoditas pertanian lainnya. Dengan potensi pertanian yang kuat, pemerintah daerah berambisi menambah nilai ekonomi melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan daerah.
“Kami pastikan lahan kawasan industri tidak akan masuk LSD,” ujar Nusron dalam konferensi pers yang diadakan di kantor Pemerintahan Kabupaten Indramayu. Ia menambahkan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui kajian teknis yang melibatkan berbagai pihak, termasuk dinas perencanaan dan lembaga keuangan daerah.
LSD merupakan daftar lahan yang diprioritaskan untuk kepentingan strategis daerah, seperti infrastruktur publik, pendidikan, dan kesehatan. Memastikan bahwa lahan industri tidak termasuk dalam daftar tersebut berarti ruang bagi investor swasta untuk mengembangkan fasilitas produksi, logistik, dan layanan pendukung tanpa harus bersaing dengan prioritas penggunaan lahan publik.
Rencana pengembangan kawasan industri di Indramayu diharapkan dapat menarik investasi signifikan, mengingat kedekatannya dengan pelabuhan dan jaringan transportasi utama di Jawa Barat. Pemerintah berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung, mulai dari penyediaan infrastruktur dasar hingga kemudahan perizinan, dengan target penciptaan ribuan lapangan kerja dalam lima tahun ke depan.
Keputusan untuk mengeksklusi lahan industri dari LSD memperkuat posisi Indramayu sebagai daerah yang siap menyambut investasi sekaligus menjaga kelangsungan produksi pertanian. Ke depan, otoritas lokal akan terus memantau pelaksanaan proyek dan memastikan sinergi antara sektor agrikultur dan industri demi kesejahteraan masyarakat setempat.


Komentar