Daerah
Beranda » Berita » Kawasan Sembahe Sibolangit Masih Berpotensi Longsor Susulan, BPBD Deli Serdang Ingatkan Warga

Kawasan Sembahe Sibolangit Masih Berpotensi Longsor Susulan, BPBD Deli Serdang Ingatkan Warga

Kawasan Sembahe Sibolangit Masih Berpotensi Longsor Susulan, BPBD Deli Serdang Ingatkan Warga
Kawasan Sembahe Sibolangit Masih Berpotensi Longsor Susulan, BPBD Deli Serdang Ingatkan Warga

Media Pendidikan – 10 April 2026 | BPBD Deli Serdang menegaskan bahwa kawasan Sembahe di Kecamatan Sibolangit masih berada pada zona rawan longsor susulan. Peringatan ini didasarkan pada kondisi geologis setempat yang terdiri dari tiga lapisan tanah dengan rongga ajr yang tidak stabil, serta dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi.

Faktor Penyebab dan Kondisi Lapangan

Cuaca yang mendukung, terutama hujan deras yang kembali melanda daerah Sumatera Utara, meningkatkan tekanan air dalam tanah sehingga memicu pergerakan massa tanah. Oleh karena itu, pihak berwenang menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat setempat.

Baca juga:

Langkah Relokasi dan Penanganan Korban

Sejak kejadian longsor pada Rabu, 8 April 2026, yang menewaskan lima orang, BPBD Deli Serdang telah melakukan relokasi terhadap keluarga terdampak ke lokasi yang lebih aman. Total enam rumah tertimbun material longsor; dua di antaranya yang mengalami kerusakan parah telah dibongkar untuk mencegah bahaya lanjutan.

Identitas korban yang meninggal meliputi Gobal Sembiring (39 tahun), Riski Sembiring (14 tahun), Boy Simorangkir (51 tahun), Rosmawati br Ginting (49 tahun), dan Jamilah br Ginting (48 tahun). Korban terakhir, Boy Simorangkir, ditemukan pada pukul 06.20 WIB dan segera dievakuasi ke rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Imbauan Waspada dan Upaya Pencegahan

Pihak BPBD Sumut menegaskan bahwa risiko longsor susulan tetap tinggi, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi. Masyarakat diminta untuk tetap waspada, menghindari area berisiko, dan melaporkan tanda‑tanda pergerakan tanah kepada otoritas setempat.

Baca juga:

Selain itu, BPBD menginstruksikan penduduk untuk tidak kembali ke rumah yang telah terdeteksi tidak aman hingga dilakukan evaluasi struktural menyeluruh. Tim teknis akan terus memantau kondisi tanah menggunakan peralatan geoteknik dan melakukan survei berkala.

Koordinasi Antar Lembaga

Penanganan bencana di kawasan Sembahe melibatkan koordinasi antara BPBD Deli Serdang, BPBD Sumut, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) lainnya. Upaya bersama mencakup penyediaan bantuan logistik, evakuasi darurat, serta penyuluhan kepada masyarakat mengenai teknik mitigasi tanah longsor.

Tim relawan dan aparat keamanan turut serta dalam pengamanan wilayah, memastikan tidak ada orang yang kembali ke zona berbahaya secara spontan. Penataan kembali infrastruktur jalan dan jalur evakuasi juga menjadi prioritas untuk memperlancar akses bantuan di masa mendatang.

Baca juga:

Dengan langkah‑langkah tersebut, diharapkan potensi longsor susulan dapat diminimalisir, serta keselamatan warga di kawasan Sembahe dapat terjaga. Pemerintah daerah dan lembaga terkait akan terus memperbaharui informasi kepada publik seiring dengan perkembangan situasi di lapangan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *