Media Pendidikan – 26 April 2026 | Menhaj, Kementerian Haji dan Umrah, mengumumkan bahwa sebanyak 25.271 calon haji telah diberangkatkan ke Arab Saudi dalam 65 kloter. Dari jumlah tersebut, 22.184 jamaah sudah tiba di kota suci Madinah, menandakan langkah signifikan menuju pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Pengumuman resmi disampaikan oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, pada sebuah konferensi pers yang diadakan di Jakarta. Ia menegaskan bahwa proses pemberangkatan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah, sekaligus menyoroti kesiapan infrastruktur penerbangan dan akomodasi di Arab Saudi.
Rincian Keberangkatan
Seluruh 65 kloter yang berangkat terdiri dari berbagai wilayah di Indonesia, mencakup provinsi dengan jumlah calon haji tertinggi. Setiap kloter dipandu oleh tim operasional Menhaj yang memastikan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, administrasi visa, serta persiapan keagamaan sebelum menjejak Tanah Suci.
“Kami terus berupaya memastikan kelancaran keberangkatan calon haji, serta memberikan dukungan penuh selama berada di Tanah Suci,” kata Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dalam sambutannya.
Data tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menandakan efektivitas koordinasi antara Kementerian Haji, maskapai penerbangan, serta otoritas Arab Saudi. Menhaj juga menambahkan bahwa seluruh jamaah telah menerima paket layanan yang meliputi akomodasi, transportasi, serta bimbingan keagamaan yang terstandarisasi.
Selain itu, Menhaj menekankan pentingnya peran para pembina haji di daerah, yang bertugas melakukan sosialisasi, verifikasi dokumen, serta pendampingan selama proses persiapan. Kehadiran mereka dianggap krusial untuk meminimalisir potensi masalah administrasi yang dapat menghambat keberangkatan.
Keberangkatan calon haji ini juga selaras dengan upaya pemerintah untuk mempercepat proses vaksinasi Covid‑19, sehingga para jamaah dapat melakukan ibadah dengan aman dan nyaman. Semua calon haji telah melewati prosedur vaksinasi sesuai regulasi yang berlaku di Arab Saudi.
Menhaj menutup penyampaian informasi dengan menegaskan komitmen kementerian untuk terus memantau situasi di Tanah Suci, serta memberikan bantuan logistik dan spiritual bagi para jamaah hingga selesai pelaksanaan haji.


Komentar