Media Pendidikan – 30 April 2026 | Seorang wanita berusia 25 tahun dari Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama dua hari di RS Ibnu Sina. Nama lengkapnya Khusnul Khotimah, dengan berat badan diperkirakan antara 380 hingga 400 kilogram. Proses evakuasi dilakukan oleh Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik sebanyak tiga kali, mulai dari pemindahan ke rumah sakit hingga ke rumah duka.
Awal Laporan dan Evakuasi Pertama
Pada Senin, 27 April 2024, sekitar pukul 14.27 WIB, tim Damkar menerima panggilan darurat terkait kondisi kesehatan Khusnul yang mengalami sesak napas. Kepala Unit Damkar Gresik, Suyono, menjelaskan, “Kami melakukan rescue selama 3 kali karena kondisi korban yang sangat berat, dengan berat sekitar 380 sampai 400 kilogram, berada di Desa Banjarsari.” Tim segera menyiapkan peralatan khusus untuk mengangkat dan memindahkan korban ke RS Ibnu Sina.
Evakuasi pertama dimulai dari rumah Khusnul di Jalan Veteran, Cerme, dengan bantuan tenaga medis dan keluarga. Mengingat berat badan yang luar biasa, petugas harus menggunakan kerangka penopang dan alat bantu angkat khusus agar proses pemindahan tidak menimbulkan cedera pada korban maupun petugas.
Perawatan Intensif di Rumah Sakit
Sesampainya di RS Ibnu Sina, Khusnul langsung dirawat di unit perawatan intensif (ICU). Dokter menjelaskan bahwa penyebab utama sesak napasnya adalah kombinasi obesitas ekstrem dan komplikasi pernapasan. Selama dua hari perawatan, tim medis berusaha stabilisasi kondisi pernapasan, namun kondisi tidak menunjukkan perbaikan signifikan.
Pada hari Rabu dini hari, tepatnya pukul 01.00 WIB, pihak rumah sakit menghubungi tim Damkar kembali. “Kami ditelepon pihak rumah sakit untuk evakuasi karena korban Khusnul Khotimah sudah meninggal, dan perlu dipindahkan ke rumah duka,” ujar Suyono. Evakuasi kedua dilakukan untuk memindahkan jenazah ke ambulans, sementara evakuasi ketiga menuntun ambulans ke rumah duka di Jalan Veteran.
Proses Evakuasi Terakhir dan Pemakaman
Evakuasi terakhir berlangsung sekitar pukul 01.15 WIB. Tim Damkar bersama keluarga dan petugas rumah sakit menggunakan peralatan rescue untuk menurunkan jenazah ke dalam ambulans dengan aman. Setelah tiba di rumah duka, jenazah kemudian dibawa ke pemakaman umum oleh keluarga.
Data Pendukung dan Dampak Sosial
Kasus Khusnul menyoroti masalah kesehatan yang berkaitan dengan obesitas ekstrem di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, prevalensi obesitas pada dewasa mencapai 12,5% pada tahun 2023, dengan sebagian kecil mengalami kondisi berat badan di atas 350 kilogram.
Selain menimbulkan tantangan medis, kasus ini juga memperlihatkan pentingnya kesiapan unit penyelamatan dalam menangani situasi khusus. Petugas Damkar Gresik melaporkan bahwa peralatan khusus yang digunakan dalam evakuasi ini telah disiapkan sejak awal tahun 2024, sebagai respons atas peningkatan permintaan penanganan korban dengan berat badan ekstrem.
Kematian Khusnul Khotimah menjadi pengingat akan perlunya upaya pencegahan, penanganan dini, serta dukungan medis yang memadai bagi mereka yang mengalami obesitas berat. Pemerintah daerah Gresik dikabarkan akan meningkatkan program edukasi gizi dan fasilitas rehabilitasi untuk mencegah kasus serupa di masa mendatang.


Komentar