Media Pendidikan – 26 Mei 2026 | Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyatakan bahwa semangat kurban sangat relevan dalam memperkuat solidaritas sosial dan menjembatani kesenjangan digital di era digital saat ini.
“Untuk mengarungi lanskap transformatif ini, kita harus mengambil inspirasi dari esensi semangat kurban, yakni bagaimana upaya kolektif, kerja sama, serta komitmen demi kemaslahatan bersama. Mempercepat inovasi, dan memperkuat kolaborasi kita di era kecerdasan artifisial,” kata Nezar.
Nezar juga menilai bahwa ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual tahunan, melainkan juga sebagai cerminan nilai kemanusiaan, mendorong kepedulian sosial dan empati terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Ibadah kurban yang berakar kuat dalam tradisi Islam jauh lebih penting daripada sekadar ritual tahunan. Kurban mengajarkan arti kedermawanan dan mendorong kita memberi dengan tulus tanpa pamrih kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Di era transformasi digital, Nezar mengatakan bahwa transformasi digital menghadirkan peluang besar, sekaligus juga dengan tantangannya. Transformasi digital tidak hanya diukur dari dampak ekonomi, melainkan kemampuan teknologi dalam memberdayakan masyarakat dan memperkuat kehidupan sosial.


Komentar